Berita

Logo Radio Republik Indonesia/Net

Jaya Suprana

RRI Sudah Berjasa Sebelum Lahir

KAMIS, 10 SEPTEMBER 2020 | 20:23 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

MENURUT kisah yang dituturkan dua Tokoh Nasional: Bapak Jusuf Ronodipoero dan Bapak Maladi kepada saya, Radio Republik Indonesia resmi dilahirkan pada tanggal 11 September 1945 berdasar kesepakatan para tokoh nasional di rumah kedaiaman Adang Kadarusman, jalan Menteng Dalam, Jakarta dipimpin oleh Dr. Abdulrachman Saleh dihadiri para wakil dari Jakarta: Adang Kadarusman, Soeriodipuro, Tjatja, Jusuf Ronodipoero, Soekasmo dan Sjawal Muchtaruddin.

Bandung: Darya, Sakti Alamsyah dan Agus Marahsutan. Purwokerto: Soetaryo. Yogyakarta: Soemarmad dan Soedomomarto. Semarang: Soehardi dan Harto. Surakarta: Maladi dan Soetardi Hardjolukito.

Kemerdekaan


Pada tanggal 14 Agustus 1945, Bung Karno dan Bung Hatta tiba di Bandar Udara Internasional Kemayoran dari Saigon. Jusuf Ronodipoero meliput di bandara di mana Bung Karno mengutip Ramalan Joyoboyo bahwa untuk memperoleh kemerdekaan tidak perlu menunggu jagung berbunga.

Pada tanggal 16 Agustus 1945, kompleks radio tetap dijaga ketat oleh tentara Jepang meski Kaisar Hirohito sudah menyatakan Jepang menyerah kalah kepada sekutu. Siaran dalam negeri berjalan seperti biasa membawakan lagu-lagu Jepang dan Indonesia, serta berita-berita yang masih menyatakan kejayaan Jepang.

Pada tanggal 17 Agustus 1945 pagi hari, siaran dalam negeri terus berjalan, dan berita disiarkan dari sumber Kantor Berita Jepang. Sekitar pukul 17.30, ketika pegawai bersiap-siap berbuka puasa, seorang wartawan kantor berita Jepang Syachruddin berhasil menyusup ke gedung radio dan ke ruang pemberitaan dengan membawa teks proklamasi yang diterimanya dari Adam Malik untuk disiarkan melalui radio.

Pada pukul 18.00 petugas pemberitaan, siaran dan teknik berunding di ruangan pemberitaan untuk mencari kesempatan menyiarkan teks proklamasi. Terinformasikan bahwa studio luar negeri yang tidak mengudara, berada dalam keadaan kosong. Studio itu dapat dipergunakan dan petugas teknik mengatur line modulasi dari sana bisa langsung ke pemancar 10 kw yang terletak di Tanjung Priok.

Teks Proklamasi

Tepat pukul 19.00 teks proklamasi dibacakan secara bergantian dalam bahasa Indonesia oleh Jusuf Ronodipoero dan dalam bahasa Inggris oleh Suprapto. Penyiaran teks proklamasi melalui radio di Jakarta berlangsung berkali-kali selama 15 menit dan pembacaan yang sama dilakukan juga oleh Radio Bandung.

Pada pukul 20.30 WIB, para kampetai datang ke ruang pemberitaan karena peristiwa penyiaran teks proklamasi telah diketahui oleh Jepang, dan menghentikan seluruh petugas radio yang menyiarkan teks proklamasi, hal yang sama juga dialami oleh Radio Bandung dihentikan pada pukul 21.00 WIB.

Setelah meninggalkan Indonesia, militer Jepang menyerahkan stasiun radio sepenuhnya kepada Republik Indonesia yang merupakan cikal bakal berdirinya Radio Republik Indonesia pada 11 September 1945. Hingga saat ini RRI terus berjuang untuk negara, bangsa dan rakyat Indonesia di bidang komunikasi dengan semangat ”Sekali di udara tetap di udara”.

Merupakan kehormatan bagi saya bahwa rri.com sebagai media berita online RRI masa kini berkenan memuat naskah-naskah harian saya termasuk naskah tentang RRI yang sebelum dilahirkan telah berjasa mendukung pemberitaan proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia yang sedang anda baca ini!

DIRGAHAYU 75 TAHUN RADIO REPUBLIK INDONESIA! SEKALI DI UDARA TETAP DI UDARA!

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Prabowo-Pramono Pasangan Kuat Luar Dalam

Sabtu, 04 April 2026 | 06:08

Ancaman Cuaca Ekstrem dan Air Bersih Warga

Sabtu, 04 April 2026 | 05:40

Batas ‘Scroll’ Anak

Sabtu, 04 April 2026 | 05:14

Jangan Keliru Pahami Langkah Prabowo soal Kunjungan ke Luar Negeri

Sabtu, 04 April 2026 | 05:12

Vicky Mundur dari Polisi, Kasus yang Ditangani juga Ikutan Mundur

Sabtu, 04 April 2026 | 04:38

Satu Orang Tewas Imbas Kecelakaan Beruntun di Tol Solo-Semarang

Sabtu, 04 April 2026 | 04:03

Negara Harus Tegas atas Gugurnya Tiga Prajurit TNI

Sabtu, 04 April 2026 | 04:00

Mobil Tertimpa Pohon Tumbang di Bandung, Sopir Tewas

Sabtu, 04 April 2026 | 03:38

IAW Peringatkan Potensi Kebocoran Lebih Besar di Bea Cukai

Sabtu, 04 April 2026 | 03:26

Dedi Mulyadi Lunasi Tunggakan Gaji Pegawai Bandung Zoo

Sabtu, 04 April 2026 | 03:03

Selengkapnya