Berita

Mantan Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla memimpin upacara pemakaman Jakob Oetama di Taman Makam Pahlawan, Jakarta/Istimewa

Politik

Jusuf Kalla Pimpin Upacara Pemakaman Jakob Oetama Secara Militer

KAMIS, 10 SEPTEMBER 2020 | 14:35 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Pemakaman tokoh pers nasional Jakob Oetama dilakukan secara militer di Taman Makam Pahlawan (TMP), Kamis (10/9). Dalam pemakaman ini, mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) bertindak sebagai inspektur upacara.

"Bapak Jakob Oetama meninggal dunia demi kepentingan dan keseluruhan negara dan bangsa pada Rabu 9 September pukul 13.05 WIB karena sakit," ujar JK dalam pidatonya.

Politisi asal Makassar, Sulawesi Selatan ini juga mendoakan agar pendiri Kompas Gramedia Group ini diberikan tempat terbaik di alam baka serta perbuatan baiknya selama hidup dapat menjadi suri tauladan.


"Semoga arwahnya mendapat tempat semestinya di alam baka," ujarnya.

JK menjadi orang pertama yang menimbunkan tanah menggunakan sekop ke liang lahat Jakob.

Seperti diketahui, selain berkutat di dunia pers, Jakob juga pernah menjadi anggota MPR RI periode 1971 hingga 1977 di masa orde baru.

Tokoh pers nasional kelahiran 27 September 1931 di Desa Jowahan, Borobudur, Jawa Tengah tersebut diketahui meninggal dunia pada Rabu siang pukul 13.05 WIB. Sebelumnya, almarhum sudah melalui masa kritis atau koma sejak Minggu sore (6/9) akibat penyakit yang dideritanya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya