Berita

Sekjen DKN Garda Bangsa, M. Rodli Kaelani/RMOL

Politik

Hadapi 270 Pilkada, Garda Bangsa Instruksikan Kadernya Menangkan Calon PKB

KAMIS, 10 SEPTEMBER 2020 | 00:21 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Menghadapi pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak, organ sayap pemuda PKB, Dewan Koordinasi Nasional (DKN) Gerakan Pemuda Kebangkitan Bangsa (Garda Bangsa) menginstruksikan seluruh kadernya bekerja total memenangkan kandidatnya.

Pada 9 Desember mendatang akan dilaksanakan 270 Pilkada yang terdiri dari 9 Provinsi, 23 Kota dan 224 Kabupaten.

Sekretaris Jenderal DKN Garda Bangsa, Muhammad Rodli Kaelani mengatakan, Ketua Umum DPP PKB, Muhaimin Iskandar telah menargetkan memenangkan 70 persen dari 270 Pilkada. Baik level gubernur, bupati dan juga walikota.


"Garda Bangsa sebagai sayap muda dan tulang punggung PKB, berkewajiban meneruskan agenda serta target PKB dalam Pilkada 2020 ini," demikian kata Odie -sapaan akrabnya- kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu malam (9/9).

Garda Bangsa, dijelaskan Odie, berpandangan bahwa Pilkada 2020 merupakan sebuah fase konsolidasi demokrasi dan memastikan agenda politik perubahan PKB bisa terejawantahkan dengan kemenangan setiap calon yang diusung oleh partai berbasis nahdliyin itu.

Kata Odie, makna penting dari konsolidasi Pilkada 2020 adalah untuk mensukseskan pemilihan legislatif (Pileg) dan Pilpres 2024 mendatang.

"Setiap kader dan struktur Garda Bangsa wajib mendukung, bekerja dan berkontribusi memenangkan Cakada yang diusung oleh DPP PKB. Model dan bentuk kerja politik pemenangan disesuaikan dengan sumber daya, potensi dan modal sosial lainnya yang dimiliki kader dan organisasi," demikian instruksi nasional yang diserukan DKN Garda Bangsa.

Odie menambahkan, selain memerintahkan memenangkan calon PKB, seluruh kader Garda Bangsa juga diminta untuk memastikan Pilkada berjalan jujur, adil fair dan bertanggung jawab.

"Harus menghindari bahkan melawan praktik-praktik “black campaign”, character assasination” dan politik transaksional di masyarakat serta berbagai kecurangan lainnya," pungkas Odie membacakan Instruksi nasional DKN Garda Bangsa.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Suap ke Pejabat ATR/BPN Berawal PT Summarecon Agung Tbk Caplok Lahan Warga

Selasa, 29 September 2026 | 14:21

Prabowo Panggil Mendikti Saintek hingga Kepala BNN, Bahas Pengentasan Narkoba

Selasa, 29 September 2026 | 14:18

BI Ungkap Biang Kerok Rupiah Jeblok ke Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 29 September 2026 | 14:11

Pimpinan DPR Setuju Komisi XIII Periksa Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 14:00

Tangis Mahathir Mohamad Pecah Saat Mengantar Istri ke Peristirahatan Terakhir

Selasa, 29 September 2026 | 13:52

Prabowo-Megawati Bakal Bertemu Lagi, Dasco: Nasi Gorengnya Belum Keluar

Selasa, 29 September 2026 | 13:51

Sistem Pemungutan Pajak Digital Luar Negeri sudah Beroperasi

Selasa, 29 September 2026 | 13:48

Bitcoin Masih Stabil Meski Harga Minyak Naik Tajam

Selasa, 29 September 2026 | 13:45

Pekan Ini DPR Bertemu Parpol Non-Parlemen Bahas RUU Pemilu

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

KRI Sriwijaya-100 Bakal Dimodifikasi Dukung Penanganan Bencana

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

Selengkapnya