Berita

3 Presidium KAMI saat hadiri deklarasi di Jawab/RMOL

Politik

Ini Tiga Pesan Presidium Pusat Saat Deklarasi KAMI Jawa Barat

SENIN, 07 SEPTEMBER 2020 | 18:46 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Meskipun dihambat yang sedianya dilakukan di Gedung Bikasoga dan Hotel Grand Pasundan, model deklarasi KAMI Jawa Barat akhirnya diganti berupa aksi penyampaian pendapat di Babakan Jeruk, Pasteur dan Aksi di depan Gedung Sate.

Begitu yang disampaikan Presidium KAMI Jawa Barat Radhar Tribaskoro dalam keterangan tertulis yang diterima Kantor Berita Politik RMOL, Senin (7/9).

“Kedua acara tadi berjalan sukses dan lancar,” kata dia.


Adapun deklarasi KAMI Jawa Barat diawali dengan pembacaan enam butir maklumat yang dibacakan langsung olehnya.

Dalam maklumat itu, KAMI Jabar, kata Radhar mengajak untuk kembali ke UUD 1945 secara otentik.

Selain itu, para aktivis KAMI Jabar juga mndesak agar Pancasila 18 Agustus 1945 ditetapkan sebagai Hari Lahir Pancasila.

Sementara itu, sambung Radhar, tiga Presidium KAMI Nasional yaitu Prof Rochmat Wahab, Prof Din Syamsuddin, dan Jendera (Purn) Gatot Nurmantyo memberikan orasinya.

Rochmat Wahab, jelas Radhar mengingatkan masyarakat untuk memiliki sikap kritis terhadap berbagai hal sebagai kewajiban keagamaan.

Sementara Din Syamsuddin meminta agar semua sikap kritis harus berorientasi kepada menyelamatkan negeri dan mengedepankan moral.

“Gatot Nurmantyo secara khusus meminta kepada para Purnawirawan dan TNI aktif untuk mengingat Sumpah membela rakyat dan negara berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Bersikap tegas terhadap para penyimpang konstitusi dan ideologi,” papar Radhar.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Jokowi Dalangi Operasi Politik Pertahankan Wapres Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:14

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Pejabat BNPB juga Korupsi Pengadaan HT Penanganan Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:37

Status MSCI Bukan Tanda Kiamat

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:21

Penguatan Ekosistem Dagang RI Didorong Tembus 5 Besar Ekonomi Dunia

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:06

Mengenal Ahmad Luthfi Auditor BPK yang Minta Jatah Rp600 Juta

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:37

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia, Polri Sampaikan Duka Cita

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:17

MSCI Pertanyakan Pasar RI, BEI Harus Buktikan Pengawasan Bekerja

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:06

Fahira: Mimpi dan Cita-cita Tak Boleh Dibatasi Kondisi Ekonomi

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:35

Polisi Tembak Polisi di Markas Ditpolairud Pondok Cabe, Pelaku Ditahan

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:15

Selengkapnya