Berita

Din Syamsuddin dan Gatot Nurmantyo hadiri deklarasi KAMI Jawa Barat/Net

Politik

Deklarasi Dipersulit, KAMI Jabar Gelar Aksi Di Depan Gedung Sate Bandung

SENIN, 07 SEPTEMBER 2020 | 10:29 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Rencana deklarasi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Jawa Barat seperti dipersulit. Deklarasi yang rencananya digelar di Balai Sartika lalu dipindah ke Grand Pasundan dibatalkan sepihak dengan alasan yang dibuat-buat.

Presidium KAMI Jawa Barat, Radhar Tri Baskoro, mengatakan semua persyaratan telah dipenuhi oleh panitia deklarasi yang diketuai Hari Mulyana.

“Namun selalu saja ada kejanggalan alasan sehingga meskipun pembayaran hotel telah dilunasi tetap saja Deklarasi tak bisa dilaksanakan. Aspek tuntutan hukum menjadi bahan pertimbangan panitia,” kata Radhar melalui keterangan tertulisnya, Senin (7/9).


Akhirnya, KAMI Jabar merasa perlu untuk melakukan aksi sekaligus pemindahan lokasi deklarasi. Untuk agenda aksi, dilakukan pada Senin (7/9) pukul 10.00 WIB.

“Bertempat di depan Gedung Sate Bandung,” terang Radhar.

Untuk deklarasi, jelas Radhar, akan dilakukan oleh Presidium melalui pidato kejuangan menyelamatkan Indonesia dari Din Syamsuddin, Rochmat Wahhab, dan Jend TNI (Purn) Gatot Nurmantyo di sebuah rumah di Kota Bandung.

Deklarasi KAMI Jabar ini juga disiarkan melalui live streaming YouTube atau Zoom yang diikuti oleh peserta dari daerah-daerah maupun dari berbagai belahan dunia.

KAMI Jabar menyayangkan sikap rezim yang berlaku tak adil dan menghambat kebebasan berserikat dan menyatakan pendapat. Padahal, KAMI adalah gerakan moral untuk kebaikan bangsa dan negara dan bukan kekuatan destruktif, karenanya tidak layak untuk diperlakukan tidak adil atau objek dari penzaliman.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya