Berita

Politisi Partai Nasdem Andi Irfan Jaya/Net

Hukum

Politisi Nasdem Andi Irfan Jaya Ditetapkan Tersangka Penerima Suap Djoko Tjandra

RABU, 02 SEPTEMBER 2020 | 19:25 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Politisi Partai Nasdem Andi Irfan Jaya resmi ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan suap dan gratifikasi yang melibatkan Jaksa Pinangki Sirna Malasari dalam kasus pengurusan fatwa Mahkamah Agung dari Djoko Tjandra.

“Hari ini penyidik telah menetapkan satu orang tersangka lagi dengan inisial AI (Andi Irfan)," kata Kapuspenkum Kejagung Hari Setiyono di Gedung Bundar, Rabu (2/9).

"(Irfan) disangkakan melakukan tindak pidana korupsi sesuai dengan pasal 15 UU pemberantasan tindak pidana korupsi yaitu diduga adanya percobaan atau permufakatan jahat dalam dugaan gratifikasi yang diduga dilakukan oleh oknum jaksa PSM,” imbuhnya.


Usai ditetapkan sebagai tersangka, sambung Heri, Andi Irfan Jaya langsung dilakukan penahanan selama 20 hari di rumah tahanan (Rutan) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Kami koordinasikan untuk menempatkan tersangka di Rutan KPK terhitung hari ini," katanya.

Hari menjelaskan, dalam perkara suap pengurusan fatwa Mahkamah Agung, Andi Jaya berperan cukup sentral. Adapun Andi Jaya-Pinangki-Racmat dan Anita Kolopaking diduga telah menerima uang suap senilai 500 dolar AS dari Djoko Tjandra.

“Sejak awal sudah kami sampaikan dugaannya sekitar 500 ribu dolar AS,” tandas Hari.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Dokter Juga Manusia

Senin, 04 Mei 2026 | 06:21

May Day Beri Ruang Buruh Bersuara Tanpa Rasa Takut

Senin, 04 Mei 2026 | 06:06

Runway Menantang Zaman

Senin, 04 Mei 2026 | 05:41

Sukabumi Masih Dibayangi Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan

Senin, 04 Mei 2026 | 05:21

Sindiran Prabowo

Senin, 04 Mei 2026 | 05:07

Irwandi Yusuf Dirawat Intensif di Seoul hingga Juni

Senin, 04 Mei 2026 | 04:24

Permenaker 7/2026 Buka Celah Eksploitasi Buruh

Senin, 04 Mei 2026 | 04:18

Menteri AL AS Mundur Tanda Retaknya Mesin Perang Trump

Senin, 04 Mei 2026 | 04:03

Rakyat Kaltim Bersiap Demo Lagi

Senin, 04 Mei 2026 | 03:27

Rasanya Sulit Partai Ummat Pecat Amien Rais

Senin, 04 Mei 2026 | 03:19

Selengkapnya