Berita

Kapolda Kalsel, Irjen Nico Afinta saat menunjukkan barang bukti sabu Rp 300 kg/RMOL

Presisi

Musnahkan 300 Kg Sabu, Polda Kalsel Selamatkan 2,9 Juta Jiwa Dari Narkoba

RABU, 02 SEPTEMBER 2020 | 18:43 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) memusnahkan barang bukti Narkoba jenis sabu dari Jaringan Internasional Malaysia-Kaltra-Kaltim-Kalsel seberat 299,992 kilogram di Lapangan Satpas Km 21, Kalsel.

Kapolda Kalsel Irjen Nico Afinta menyatakan kejahatan narkoba merupakan salah satu kejahatan lintas batas negara (transnational crime) yang saat ini mendapatkan atensi cukup besar dari Presiden RI dan Kapolri.

"Peperangan menghadapi narkoba menjadi atensi Presiden dan Kapolri, sehingga kami harus siap menghadapi para pelaku lejahatan narkoba yang menggunakan modus operasi tinggi, teknologi yang canggih dan didukung oleh jaringan organisasi yang luas," kata Nico kepada wartawan, Rabu (2/9).


Dia menyatakan peredaran narkoba telah banyak menimbulkan korban dari berbagai kalangan, karena itu penanganan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba tentu bukan perkara yang mudah.

Namun hal itu harus menjadi pemacu bagi jajarannya untuk lebih meningkatkan upaya pencegahan pemberantasan tindak pidana narkoba.

"Melalui pemusanahan barang buktti hasil pengungkapan kasus narkoba jaringan internasional ini bisa menyelamatkan 2.999.920 jiwa dari bahaya narkoba,” tandasnya.

Nico juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh stakeholder terkait, baik dari legislatif, Pemda, ormas/LSM, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh masyarakat atas dukungan dan support selama ini kepada Polda Kalsel dalam memberantas peredaran narkotika di Kalimantan Selatan.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya