Berita

Para pelaku penanam dan penjual ganja di Kota Tangerang dipertontonkan kepada awak media/RMOLBanten

Presisi

Sulap Lantai Dua Jadi Kebun Ganja, Warga Tangerang Dicokok Polisi

SENIN, 31 AGUSTUS 2020 | 17:04 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Entah apa yang ada di pikiran Syamsiar alias Syam (38) hingga berani menyulap lantai dua rumahnya di Kampung Poncol RT 04/01, Pedurenan, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang, untuk berkebun ganja.

Langkah sesatnya itu diketahui dari penggerebekan yang dilakukan Polres Metro Tangerang Kota, Senin (31/8).

"Setidaknya ada 47 pohon ganja yang dia tanam di atas media polibag yang berukuran 20 sampai dengan 100 cm," ungkap Kapolres Metro Tangerang, Kombes Sugeng Hariyanto, dilansir Kantor Berita RMOLBanten.


Dalam konferensi pers tersebut, Polres Metro Tangerang memperlihatkan sejumlah barang bukti pohon ganja yang sudah dipetik dan dikeringkan.
Syam sendiri bahkan sudah sempat memperjualbelikan barang haram hasil dari kebunnya tersebut.

"Kasus ini memang awalnya terungkap dari penangkapan tersangka SM ini menjual ganja setengah kering seberat 15 gram, oleh jajaran Polsek Ciledug. Kasus ini dikembangkan dan ditemukanlah ladang pohon ganja," tutur Sugeng.

Selain SM, pihaknya juga mengamankan dua pelaku lainnya yakni Si (21) dan MZ (15) lantaran ikut menanam dan memperjualbelikan barang haram tersebut. Namun, satu pelaku lain yang diduga ikut terlibat dalam kasus tersebut, yakni WW, saat ini masih dilakukan pencarian.

"WW merupakan adik dari pelaku Syam, hingga saat ini masih kita lakukan pencarian," jelas Sugeng.

Pelaku pun saat ini telah digiring ke Mapolres Metro Tangerang Kota untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Fenomena, Warga Sumsel Ramai-Ramai Siarkan Banjir Secara Live

Minggu, 05 April 2026 | 21:48

Besok Jusuf Kalla Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri

Minggu, 05 April 2026 | 21:29

Kejagung Periksa Kajari Karo Danke Rajagukguk

Minggu, 05 April 2026 | 20:57

Rekan Akmil Kenang Dedikasi Mayor Zulmi di Medan Tugas

Minggu, 05 April 2026 | 20:47

LPSK: RUU PSDK Harus Perkuat SIstem Perlindungan Saksi dan Korban

Minggu, 05 April 2026 | 20:31

JK: Saya Kenal Roy Suryo, Tapi Tak Pernah Danai Isu Ijazah Jokowi

Minggu, 05 April 2026 | 19:58

Simpan Telur di Kulkas, Dicuci Dulu atau Tidak?

Minggu, 05 April 2026 | 19:56

BRIN Ungkap Asa-Usul Cahaya Misterius di Langit Lampung

Minggu, 05 April 2026 | 19:15

Mayor Anumerta Zulmi Salah Satu Prajurit Terbaik Kopassus

Minggu, 05 April 2026 | 18:51

Terendus Skema Gulingkan Prabowo Lewat Rekayasa Krisis dan Kerusuhan

Minggu, 05 April 2026 | 18:33

Selengkapnya