Berita

Pekerja asal China saat tiba di Bandara Cut Nyak Dhien, Nagan Raya, Aceh/Istimewa

Nusantara

Gunakan Modus Lama, Puluhan TKA Asal China Masuk Aceh Tanpa Miliki Izin Kerja

MINGGU, 30 AGUSTUS 2020 | 00:39 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Cara-cara lama masih ditempuh para tenaga kerja asing (TKA) asal China untuk bisa masuk dan bekerja di Indonesia. Mereka masih saja akan bekerja di Indonesia hanya dengan berbekal visa turis.

Seperti yang diungkap Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk (Disnakermobduk) Aceh, Iskandar Syukri, ada 38 pekerja asing asal China masuk ke Nagan Raya menggunakan visa wisata atau turis. Mereka, kata Iskandar, tidak memiliki izin tinggal sementara.

“Setiap TKA wajib untuk memiliki izin kerja dari Kementerian Tenaga Kerja,” kata Iskandar Syukri, Sabtu (29/8).


Dari 38 TKA tersebut, hanya 2 orang yang dapat menunjukkan notifikasi izin kerja.

Menurut Iskandar, ini adalah pelanggaran kedua yang dilakukan PT Meulaboh Power Generation, perusahaan pengelola PLTU 3-4 Nagan Raya, dengan memasukkan TKA China tanpa dilengkapi dokumen yang sah.
Iskandar mengatakan, Disnakermobduk meminta kerja sama dari Kemenkumham untuk melakukan pemeriksaan terhadap WNA yang akan bekerja sebagai TKA di Aceh.

“Jangan menggunakan visa kunjungan wisata, namun disalahgunakan untuk bekerja. Mereka belum mengantongi izin kerja, baik itu dari Kemenaker maupun dari Pemerintah Aceh,” ucap Iskandar, dilansir Kantor Berita RMOLAceh.

Ditambahkan Iskandar, pihaknya hanya bisa bertindak dengan melarang mereka masuk ke wilayah kerja PLTU 3 dan 4. Maka, sesuai permintaan Forkopimda Nagan Raya, mereka hanya boleh menetap di mess kerja saja dan tidak bisa bekerja tanpa notifikasi izin kerja serta KITAS.

Untuk diketahui, 38 warga negara China itu tiba di Nagan Raya via Bandara Cut Nyak Dhien, Jumat (28/8), sekitar pukul 11.30 WIB.

“Mereka tiba dari Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang,” sebut Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nagan Raya, Rahmatullah.

Seluruh tenaga kerja asing itu pun harus menjalani isolasi mandiri, sesuai protokol kesehatan Covid-19. Lokasi karantina berada di sebuah hotel di Nagan Raya.

Dinas daerah juga meminta Dinas Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk Provinsi Aceh untuk memeriksa dokumen izin kerja 38 pekerja asal Cina itu.

“Biasanya jika tidak melengkapi izin, para TKA itu akan dikeluarkan dari Aceh,” ucap Rahmatullah. “Pihak Kantor Imigrasi Non TPI Kelas II B Meulaboh juga memeriksa dokumen administrasi berupa Kartu Izin Tinggal dan lainnya.”

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

TNI Gandeng Bulog Hadirkan Program Pangan Murah di Puncak Jaya

Kamis, 02 April 2026 | 03:59

Jadwal KA Ciremai Dipastikan Kembali Normal

Kamis, 02 April 2026 | 03:46

KUR dan Salah Arah Subsidi Negara

Kamis, 02 April 2026 | 03:20

Gugatan Forum Purnawirawan TNI Bertujuan agar Kasus Ijazah Jokowi Rampung

Kamis, 02 April 2026 | 02:55

Umrah Prajurit dan ASN TNI

Kamis, 02 April 2026 | 02:39

Ledakan SPBE Cimuning Turut Porak-Porandakan Pemukiman Warga

Kamis, 02 April 2026 | 02:16

JK: Kalau BBM Murah, Orang akan Pakai Seenaknya

Kamis, 02 April 2026 | 01:59

AS Beri Sinyal Belum Ingin Akhiri Perang dengan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 01:37

Wamen Fajar: Model Soal TKA Cocok buat Kebutuhan Masa Depan

Kamis, 02 April 2026 | 01:12

Danantara Didorong Percepat Proyek Hilirisasi dan Waste to Energy

Kamis, 02 April 2026 | 00:54

Selengkapnya