Berita

Konsolidasi pemenangan PKS Jabar/RMOLJabar

Nusantara

Pilkada 2020, PKS Jabar Targetkan Menang Di 8 Daerah

SABTU, 29 AGUSTUS 2020 | 17:27 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

DPW PKS Jawa Barat mulai memanaskan mesin partai menjelang Pilkada serentak 2020. Di delapan kabupaten/kota yang menggelar Pilkada, PKS tak muluk-muluk menargetkan kemenangan 60 persen.

Hal itu terungkap saat konsolidasi pemenangan dan penandatanganan pakta integritas untuk para bakal calon yang akan maju dalam Pilkada serentak 2020 di Bandung, Sabtu (29/8).

“Presiden PKS menitipkan minimal 60 persen yang kita usung atau dukung menang. Harapannya kita berjuang 100 persen yah, 8 daerah yang kita usung atau dukung menang semua,” kata Ketua DPW PKS Jabar, Haru Suandharu seperti dikutip Kantor Berita RMOLJabar.


Haru mengaku, pihaknya optimistis target yang dipasang bisa tercapai. Lantaran, faktor-faktor yang selama ini dijadikan sandaran sudah terpenuhi. Terlebih melihat konstalasi selama ini memungkinkan target itu bisa didapat.

“InsyaAllah mudah-mudahan, kita melihat sangat optimis. Misal hasil survei. Jadi kita tidak pernah mengambil keputusan tanpa dasar,” bebernya.

Dalam kesempatan tersebut, PKS Jabar juga menitipkan pesan kepada bakal calon kepala daerah yang menerima mandat dari DPP. Meskipun saat ini PKS baru menyerahkan SK kepada lima dari delapan daerah yang menggelar kontestasi pada 9 Desember 2020.

Di antaranya Kota Depok pasangan Mohammad Idris dan Imam Budi Hartono, Kabupaten Karawang Cellica Nurrachadiana dan Aep Saepuloh, Kabupaten Tasikmalaya Iwan Saputra dan Iip Miftahul Faoz, Kabupaten Pangandaran H Jeje Wiradinata dan Ujang Endi serta Kabupaten Cianjur Lepi Ali Firmansyah dan Gilar Budi Rahardja.

“Saya berpesan kepada seluruh bakal calon kepala daerah yang menerima mandat dan sudah menandatangani pakta integritas untuk bahu membahu berjuang memenangkan kompetisi dalam pilkada serentak tahun 2020 ini,” tandasnya.

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Peluang Emas Kuliah Gratis Pendaftaran Beasiswa Unggulan 2026 Resmi Dibuka

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:21

Di Posko Pengungsian, Gibran Pastikan Kebutuhan Anak-Anak Terpenuhi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:21

Prioritaskan Guru PPPK Wilayah 3T Jadi PNS

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:19

Utang AS Terus Membengkak, Tekanan Fiskal Makin Besar

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:16

Jangan Sampai Utang Gerogoti Ruang Fiskal

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:07

Purbaya Siapkan Rp31 Triliun untuk Pengalihan PPPK ke Pusat

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:05

Emas “di Bawah Bantal” Warga RI Capai 1.800 Ton, Nilainya Diprediksi Tembus Rp4.400 Triliun

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:01

Tak Benar Febrie Minta Emas 74 Kg hingga Uang Dikembalikan

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:45

Pemerintah Raup Rp34 Triliun dari Lelang SUN

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:41

Iran Siapkan Serangan Balasan hingga Eropa Jika AS Perluas Perang

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:41

Selengkapnya