Berita

Polisi Ukraina telah melarang lalu lintas manusia keluar masuk kota Pochayiv/Net

Dunia

Ukraina Batasi Masuknya Orang Asing Dan Orang Tanpa Kewarganegaraan Untuk Cegah Penyebaan Covid-19

SABTU, 29 AGUSTUS 2020 | 11:45 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Ukraina telah menetapkan pembaruan pada peraturan protokol kesehatan.
Jumlah kasus Covid-19 yang semakin meningkat di negara itu membuat pemerintah mengambil keputusan untuk  memberlakukan pembatasan sementara terhadap masuknya orang asing dan orang tanpa kewarganegaraan ke Ukraina mulai Jumat (28/8) Pk.00.00 waktu setempat.

Pembatasan itu akan berlaku sampai 28 September 2020, pukul 00.00. Namun, ada pengecualian yang dibuat pada kategori wisatawan agar bisnis bisa tetap berjalan.

Pemerintah pun telah menguraikan kategori mana saja yang dikecualikan, yaitu:

Pemerintah pun telah menguraikan kategori mana saja yang dikecualikan, yaitu:

- kerabat dekat warga Ukraina

- Karyawan atau profesional yang memiliki izin kerja resmi yang sah untuk Ukraina

- spesialis teknis yang tiba di Ukraina atas undangan perusahaan Ukraina

- mereka yang memasuki Ukraina dalam transit dan memiliki bukti keberangkatan dalam dua hari setelah masuk

- para pelajar yang menimba ilmu di Ukraina

- mereka yang bertugas di Angkatan Bersenjata

- mereka yang memiliki izin tinggal sementara atau permanen untuk Ukraina

- kepala atau anggota delegasi pejabat asing, anggota staf organisasi internasional dan orang-orang yang menyertainya memasuki Ukraina atas undangan Presiden, Verkhovna Rada, Kabinet Menteri, Kantor Presiden, Kementerian Luar Negeri Ukraina

- pengemudi dan / atau awak kendaraan barang, bus pada rute reguler internasional, pesawat udara, kapal laut dan sungai, kereta api dan lokomotif

- tokoh budaya yang datang atas undangan lembaga budaya serta satu orang yang mendampingi masing-masing

- atlet yang tiba di Ukraina untuk berkompetisi dalam acara olahraga resmi, serta orang-orang yang mendampingi mereka

- mereka yang mengangkut sel induk hematopoietik untuk transplantasi

- mereka yang datang untuk perawatan di fasilitas perawatan kesehatan Ukraina

Kategori-kategori ini harus memiliki bukti asuransi yang mencakup kemungkinan biaya pengobatan dan observasi Covid-19 yang dikeluarkan oleh perusahaan asuransi yang berkantor di Ukraina.
Selain itu, kategori warga negara berikut akan diizinkan memasuki Ukraina tanpa ketentuan tambahan, yaitu:

- mereka yang memiliki pengungsi atau orang yang membutuhkan status perlindungan tambahan

- anggota staf perwakilan diplomatik atau konsuler asing, perwakilan resmi internasional yang terakreditasi di Ukraina dan anggota keluarga mereka atau mereka yang tiba di Ukraina atas undangan Kementerian Luar Negeri Ukraina

- instruktur militer angkatan bersenjata NATO dan negara-negara anggota program

-Kemitraan untuk Perdamaian' NATO, yang memberikan pelatihan untuk Angkatan Bersenjata Ukraina atau yang tiba atas undangan Kementerian Pertahanan
Atas diberlakukannya peraturan baru, Kementerian Luar Negeri Ukraina berharap dengan sangat bahwa tindakan karantina sementara ini bisa dipahami dan meminta semua orang yang merencanakan perjalanan ke Ukraina agar memperhatikan aturan-aturan baru ini.

"Kami juga menyarankan agar semua pertanyaan tentang penyeberangan perbatasan negara bagian Ukraina ditujukan ke Layanan Penjaga Perbatasan Negara Ukraina," ujar isi pernyataan kementerian luar negeri.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Intelijen AS: Iran Bakal Perpanjang Perang untuk Goyang Trump di Pemilu Sela

Minggu, 06 September 2026 | 16:27

Pengunjung Lampung Financial Festival 2026 Antusias Jajal Layanan Digital BNI

Minggu, 06 September 2026 | 16:06

Erupsi Anak Krakatau, 12 Penerbangan Malaysia Airlines ke Jakarta Dibatalkan

Minggu, 06 September 2026 | 15:51

Debu Vulkanik Tebal Selimuti Bandar Lampung

Minggu, 06 September 2026 | 15:36

Trump Ancam Serang Gunung Pickaxe Iran dalam Waktu Dekat

Minggu, 06 September 2026 | 15:25

Gugatan Denny Indrayana soal Ijazah Gibran Berpeluang Ditolak MK

Minggu, 06 September 2026 | 14:49

Denmark Tegaskan Dukungan Terhadap Otonomi Sahara Maroko

Minggu, 06 September 2026 | 14:18

BNPB Gencarkan OMC Redam Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau di Jakarta

Minggu, 06 September 2026 | 14:12

Pemantauan Kualitas Udara Diperketat Antisipasi Dampak Sebaran Abu Vulkanik

Minggu, 06 September 2026 | 14:06

Produk Impor Masuk RI Wajib Halal

Minggu, 06 September 2026 | 14:01

Selengkapnya