Berita

Polsek Tambak mengintensifkan patroli di hutan pinus di wilayah Desa Watuagung Kecamatan Tambak Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah/Net

Presisi

Kapolsek Tambak Polresta Banyumas Pimpin Patroli Hutan Bersama Polhut

JUMAT, 28 AGUSTUS 2020 | 18:52 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Polsek Tambak mengintensifkan patroli di hutan pinus di wilayah Desa Watuagung Kecamatan Tambak Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Jumat siang (28/8).

Kegiatan patroli ini menyusul telah memasuki musim kemarau sehingga rawan terjadi kebakaran hutan dan lahan pencurian kayu hutan maupun penebangan liar.

Pohon pinus Perhutani yang mengering dapat menjadi pemicu kebakaran. Oleh karena itu, Polsek Tambak Polresta Banyumas intensifkan patroli hutan, guna memantau aktivitas warga masyarakat sekitar hutan.


"Patroli hutan bermaksud untuk mencegah tindakan orang tidak bertanggung jawab. Jangan sampai ada warga yang membakar sampah di hutan," ujar Kapolsek Tambak AKP Sitowati dilansir dari Kantor Berita RMOLJateng.

Upaya yang dilakukan Polsek Tambak dalam patroli Perhutani menerapkan upaya preventif, yaitu pemasangan spanduk berisi himbauan dan larangan.

Dalam spanduk disebut UU 41/1999 tentang Kehutanan. Bahwa Pasal 50 ayat 1 huruf D menyatakan setiap orang dilarang membakar hutan.

Selanjutnya, dalam Pasal 78 ayat 3 dijelaskan sanksi pidana bagi pelanggar terancam hukuman paling lama 15 tahun penjara juga denda sebanyak Rp 5 miliar.

Lebih lanjut AKP Sitowati menambahkan, patroli gabungan tersebut bersama Asper atau KBKPH Gombong Utara Toto Suwaranto dan Kepala Resort Pemangku Hutan Midin serta Polisi Teritorial.

Patroli sekaligus mengingatkan warga agar menepis niat untuk melakukan pencurian kayu di hutan.

"Patroli di hutan pinus tak luput dengan pembagian masker ketika mendapatkan warga masyarakat hutan yang ditemukan tidak memakai masker, karena ternyata masih ada juga yang tidak memakai masker saat keluar rumah," pungkasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Kematian Ali Khamenei, Jalan Iran Kembangkan Nuklir untuk Militer

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:18

May Day: Jeritan Mantan Pekerja Sritex Menagih Janji Negara

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:08

Langkah Prabowo Ratifikasi ILO 188 Jadi Momentum Perbaikan Sektor Perikanan

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:39

Hari Buruh Tak Cuma Orasi, Massa Main Games hingga Nonton Efek Rumah Kaca

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:32

DPR Akui Disparitas Upah Buruh Terlalu Jauh

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:20

Apa Perbedaan Hardiknas dan Hari Guru Nasional? Ini Sejarahnya

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:59

KSBSI: Prabowo Jadi Presiden Ketiga di Dunia yang Rayakan May Day Bareng Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:55

Google Doodle Rayakan Hari Buruh 2026, Tampilkan Ilustrasi Para Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:49

Ketua Komisi III Jamin Keamanan Aktivis saat Perjuangkan Hak Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:47

Japan Airlines Uji Coba Robot Humanoid untuk Atasi Kekurangan Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:42

Selengkapnya