Berita

Mantan bintang sepak bola Brasil Ronaldinho/Net

Sepak Bola

Pengadilan Paraguay Bebaskan Mantan Bintang Sepak Bola Brasil Ronaldinho

SELASA, 25 AGUSTUS 2020 | 07:46 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Mantan bintang sepak bola Brasil Ronaldinho akhirnya bisa kembali menghirup udara bebas setelah pengadilan Paraguay membebaskannya pada Senin  (24/8). Ronaldino ditahan selama 5 bulan karena pelanggaran penggunaan paspor palsu.

Dalam waktu bersamaan, Hakim Gustavo Amarilla juga membebaskan saudara Ronaldinho, Roberto de Assis Moreira, yang juga telah ditahan selama satu bulan di penjara dan empat bulan di bawah tahanan rumah di sebuah hotel di Paraguay ibukota  Asuncion, untuk kasus yang sama.

"Ronaldinho kini bebas bepergian ke negara mana pun di dunia yang dia inginkan, tetapi dia harus memberi tahu kami jika dia mengubah tempat tinggal permanennya untuk jangka waktu satu tahun," kata hakim, seperti dikutip dari AFP, Selasa (25/8).


"Dia tidak memiliki batasan kecuali pemenuhan reparasi atas kerusakan masyarakat," tambahnya.

Mantan superstar sepak bola berusia 40 tahun itu nampak mengenakan celana jins, baret hitam dan kemeja hitam, menerima persyaratan pembebasannya, yang mencakup pembayaran ganti rugi sebesar  90 ribu dolar AS. Saudaranya, yang juga manajer bisnis Ronaldinho, harus membayar 110 ribu dolar AS.

Meskipun telah bebas, keduanya tetap wajib lapor setiap tiga bulan berturut-turut di oengadilan Brasil, Ronaldinho selama satu tahun dan saudaranya selama dua tahun.

Amarilla menerima rekomendasi dari empat jaksa penuntut untuk menghindari perlunya pengadilan lisan.

"Tidak ada indikasi bahwa dia memiliki karakteristik pribadi atau perilaku kriminal yang akan membahayakan masyarakat," kata jaksa penuntut sebelum persidangan hari Senin (24/8).

Jaksa penuntut tidak percaya Ronaldinho ikut serta dalam rencana pembuatan paspor palsu Paraguay tetapi yakin de Assis Moreira mengetahui bahwa paspor itu palsu.

Dua bersaudara itu tiba di Paraguay pada 4 Maret 2020 tanpa masalah. Kedatangan Ronaldinho ke negara itu untuk ikut ambil bagian dalam sebuah acara untuk mendukung anak-anak yang kurang beruntung.

Namun, dua hari kemudian keduanya dibawa ke tahanan polisi ketika penyidik ​​menggerebek hotel mereka menyusul penemuan bahwa mereka berdua memiliki dokumen palsu.

Setelah ditahan di kantor polisi di Asuncion, di mana Ronaldinho merayakan ulang tahunnya yang ke-40 pada 21 Maret, kedua pria itu menjalani tahanan rumah selama lebih dari empat bulan di sebuah hotel mewah di ibu kota, dengan jaminan 1,6 juta dolar.

Investigasi tersebut telah berkembang menjadi kasus kemungkinan pencucian uang.

Sekitar 18 orang telah ditangkap sehubungan dengan kasus tersebut, kebanyakan dari mereka adalah petugas imigrasi atau polisi.

Ronaldinho, yang dianggap sebagai salah satu pesepakbola terhebat sepanjang masa, berperan penting dalam kemenangan Brasil di Piala Dunia 2002.

Dia juga pernah bermain untuk raksasa Eropa seperti Barcelona, ​​AC Milan dan Paris Saint-Germain selama 10 tahun sukses di Eropa.

Ronaldinho juga pernah memenangkan Liga Champions dan dua gelar La Liga bersama Braca dan Serie A bersama Milan.

Setelah pulang ke Brasil, ia mengantarkan tim nya Atletico Mineiro dalam kompetisi Copa Libertadores.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Tom Holland dan Zendaya Bakal Rehat Setelah Spider-Man Brand New Day

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:52

IAW: Ada Dugaan Intervensi Kasus Dedi Congor

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:51

Sidang Perdana Praperadilan Febrie Adriansyah Digelar 18 Agustus

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:42

Prabowo Tinjau Deretan Inovasi BRIN, dari Air Minum Darurat hingga Teknologi Nuklir

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:35

Komisi III DPR Minta Polisi Ungkap Pemasok Senpi di Yayasan Sekolah Jaksel

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:28

Partisipasi Bermakna di Black Box Regulasi Kesehatan

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:15

Amplop Berisi 14 Ribu Dolar Singapura Memang Dikembalikan, tapi Isinya Berkurang

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:02

Prabowo Tekankan Pentingnya Sains dan Teknologi bagi Masa Depan Bangsa

Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:54

Isu Pergantian Kapolri Bisa Merugikan Presiden jika Tidak Hati-Hati

Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:53

Food Station Masih Andalkan Laba Bersih dari PSO

Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:30

Selengkapnya