Berita

Sebagian petani asal Deli Serdang yang menuntut keadilan di Jakarta akan ikut demo buruh/Net

Politik

Belum Digubris Jokowi, Serikat Petani Simalingkar Akan Longmarch Dan Bikin Tenda Di Istana Negara

MINGGU, 23 AGUSTUS 2020 | 21:09 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Aksi turun ke jalan akan kembali dilakukan oleh para petani asal Desa Simalingkar. Kali ini, aksi akan dilakukan Serikat Petani Simalingkar Bersatu (SPSB) dan Serikat Tani Mencirim Bersatu (STMB) yang tergabung dalam Gerbang Tani, Senin (24/8).

Koordinator lapangan, Aris Wiyono mengatakan, aksi akan dilakukan dengan melakukan longmarch dari Kantor Yayasan Tenaga Kerja Indonesia (YTKI) di Jalan Gatot Subroto Jakarta menuju Istana Negara Jakarta Pusat sekitar pukul 08.00 WIB.

"Aksi yang kami lakukan ini adalah aksi lanjutan sejak tanggal 25 Juni 2020 dengan longmarch atau jalan kaki dari Deli Serdang, Sumatra Utara menuju ke Istana Negara Jakarta, dengan jarak tempuh 1812 KM dan telah kami jalani selama 45 hari," kata Aris Wiyono dalam keterangan tertulisnya, Minggu (23/8).


Sebelum melakukan aksi, sejumlah protokol kesehatan Covid-19 pun telah dilakukan peserta aksi, yakni sudah melakukan karantina diri selama 2 minggu di Kantor YTKI, serta telah menjalani rapid test.

Pihaknya mengaku, aksi ini merupaka tindak lanjut belum adanya respons kementerian yang sudah ditunggu selama dua minggu terkait dalam penyelesaian kasus konflik agraria yang di Medan, Sumut.

"Belum adanya kepastian hukum ini menuntut kami harus kembali meneruskan perjalanan menuju Istana Negara agar kepastian hukum dan keadilan bisa kami dapatkan dan negara segera hadir untuk menyelesaiakan permaslahan yang kami alami," sambungnya.

Dalam agendannya nanti, serikat petani akan menyampaikan dua hal, yakni meminta Presiden Joko Widodo memerintahkan kementerian terkait untu mengembalikan tanah yang telah dirampas oleh PTPN sebagai perusahaan negara.

Kedua, mereka meminta Presiden Jokowi memberikan redistribusi tanah untuk petani Simalingkar dan Mencirim guna keberlangsungan hidup anak cucu mereka.

"Kami akan bertenda di depan Istana sampai dengan kami mendapatkan keadilan dan bertemu dengan Presiden Joko Widodo apa pun risikonya akan kami tempuh," tandasnya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Turbulensi Kepercayaan dalam Teropong Nobel Ekonomi

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 22:16

Jadi Tersangka KPK, Bupati Klaten Didepak PDIP

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:45

Kapolri Rangkul Ulama Jatim untuk Jaga Kamtibmas

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:32

Ilham Habibie hingga Chappy Hakim Dianugerahi Golden PIN INACA

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:02

DPR: Kehadiran Kapolri di BEI Sinyal Negara Serius Menegakkan Hukum

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 20:33

Ketua Gappura Minta DPR Turun Tangan Mediasi PHK dan GHS di Krakatau Steel

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 19:35

Walhi Soroti Tanggung Jawab Lintas Sektor dalam Penanganan Karhutla

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 19:28

Kementerian UMKM Pulihkan 908 Usaha Terdampak Bencana di Sumatera

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 18:51

Komjak Diminta Turun Tangan Teliti JPU di Kasus Febrie

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 18:30

Surati Presiden Prabowo, YLKI Minta Menteri Bahlil Dicopot

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 17:49

Selengkapnya