Berita

Presiden Jokowi/Net

Politik

Hasto PDIP: Reshuffle Kabinet Muncul Dari Jokowi, Bukan Pengamat Dan Partai Politik

SABTU, 22 AGUSTUS 2020 | 04:48 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Isu perombakan kabinet pemerintahan Joko Widodo yang belakangan mencuat ke publik direspons oleh partai penyokong utama PDIP.

Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto menegaskan bahwa keputusan reshuffle kabinet berada di tangan Presiden Jokowi bukan berdasarkan suara dari pengamat.

"Reshuffle muncul dari Presiden. Bukan dari pengamat, bukan juga dari partai politik. Tapi dari Bapak Presiden," demikian kata Hasto, Jumat (21/8).


Menurut Hasto berdasarkan pengalaman politik Presiden, Jokowi melakukan perombakan berdasarkan kalkulasi yang matang.

Tujuan dari setiap perombakan yang dilakukan oleh Jokowi tambah Hasto, hanya untuk meningkatkan efektivitas pemerintahan semata.

"Hal itu dilakukan sebagai sebuah pertimbangan yang matang untuk meningkatkan efektivitas pemerintahan,"demikian pendapat Hasto.

Hasto juga mengatakan, biasanya sebelum melakukan perombakan Jokowi akan memanggil pimpinan partai koalisi untuk melakukan dialog politik.

Hasto hanya mewanti-wanti kepada kader PDIP yang mendapatkan amanah sebagai menteri agar memaksimalkan kinerjanya. Apalagi saat ini Indonesia menghadapi situasi sulit imbas dari pandemik Covid-19.

Sebelumnya, Ketua Presidium Indonesia Polici Watch (IPW), Neta S. Pane mengungkapkan bahwa dirinya mendapatkan informasi akan ada perombakan kabinet. Tak tanggung-tanggung menurut informasi itu Jokowi akan mengganti sekitar 1 hingga 18 menteri.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Suap ke Pejabat ATR/BPN Berawal PT Summarecon Agung Tbk Caplok Lahan Warga

Selasa, 29 September 2026 | 14:21

Prabowo Panggil Mendikti Saintek hingga Kepala BNN, Bahas Pengentasan Narkoba

Selasa, 29 September 2026 | 14:18

BI Ungkap Biang Kerok Rupiah Jeblok ke Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 29 September 2026 | 14:11

Pimpinan DPR Setuju Komisi XIII Periksa Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 14:00

Tangis Mahathir Mohamad Pecah Saat Mengantar Istri ke Peristirahatan Terakhir

Selasa, 29 September 2026 | 13:52

Prabowo-Megawati Bakal Bertemu Lagi, Dasco: Nasi Gorengnya Belum Keluar

Selasa, 29 September 2026 | 13:51

Sistem Pemungutan Pajak Digital Luar Negeri sudah Beroperasi

Selasa, 29 September 2026 | 13:48

Bitcoin Masih Stabil Meski Harga Minyak Naik Tajam

Selasa, 29 September 2026 | 13:45

Pekan Ini DPR Bertemu Parpol Non-Parlemen Bahas RUU Pemilu

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

KRI Sriwijaya-100 Bakal Dimodifikasi Dukung Penanganan Bencana

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

Selengkapnya