Berita

Malam apresiasi HUT RI yang diadakan RRI dihadiri Ketua KPK, Ketua Komisi I DPR dan tokoh lainnya/RMOL

Politik

Peringati Kemerdekaan Indonesia, Ketua KPK Hingga Ketua Komisi I DPR Bacakan Puisi Untuk Bangsa

SELASA, 18 AGUSTUS 2020 | 13:45 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Perayaan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke 75 dimeriahkan dengan pagelaran Malam Apresiasi Puisi yang diselenggarakan oleh Radio Republik Indonesia (RRI).

Sejumlah tokoh nasional ikut memeriahkan pagelaran yang bertajuk “Indonesia Merdeka Virus Covid dan Korupsi” yang digelar di auditorium RRI, Jakarta, Senin (17/8).

Adapun tokoh nasional yang ikut membacakan puisi di malam apresiasi puisi itu antara lain, Ketua KPK Firli Bahuri, Ketua Komisi I DPR Meutya Hafid, serta penyair Zawawi Imron, sastrawan Acep Zamzam Noor serta Direktur Utama RRI M. Rohanudin.


Pembacaan puisi disajikan dengan mengeksplore penggabungan musik tradisional karawitan seni Sunda dengan musik modern, serta diiringi tari kontemporer juga pantomime.

Ketua KPK Firli Bahuri membacakan puisi berjudul “Membangun Martabat Bangsa”.

Puisi tersebut merupakan pesan kebangsaan yang kuat dan sarat dengan peringatan agar masyarakat menjauh dari perilaku buruk korupsi.

Sementara Ketua Komisi I DPR Meutya Hafid membacakan puisi berjudul "Indonesia Adalah Saraswati".

Puisi karya M. Rohanudin itu menitikberatkan pada keperkasaan Indonesia sebagai suatu bangsa. Indonesia digambarkan sebagai nusantara yang teduh tanpa darah dan air mata yang mengibarkan merah putih di dadanya.

Direktur Utama LPP RRI, M. Rohanudin sendiri membacakan puisi berjudul “Kemerdekaan, Corona dan Korupsi” dengan diiringi penari kontemporer yang memainkan peran dan ekspresi topeng-topeng di tengah keganasan budaya korupsi, keganasan corona.

Keganasan ini tetap harus disikapi dengan arif dan bijak oleh penentu kebijakan, selama masih konsisten memberi Pelayanan kepada masyarakat, yang sedang berada dalam ketakutan akibat serangan pandemik Covid-19 yang tidak tahu dari arah mana datangnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lagi Sakit, Jangan Biarkan Jokowi Terus-terusan Temui Fans

Senin, 12 Januari 2026 | 04:13

Eggi-Damai Dicurigai Bohong soal Bawa Misi TPUA saat Jumpa Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 04:08

Membongkar Praktik Manipulasi Pegawai Pajak

Senin, 12 Januari 2026 | 03:38

Jokowi Bermanuver Pecah Belah Perjuangan Bongkar Kasus Ijazah

Senin, 12 Januari 2026 | 03:08

Kata Yaqut, Korupsi Adalah Musuh Bersama

Senin, 12 Januari 2026 | 03:04

Sindiran Telak Dokter Tifa Usai Eggi-Damai Datangi Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 02:35

Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

Senin, 12 Januari 2026 | 02:15

PDIP Gelar Bimtek DPRD se-Indonesia di Ancol

Senin, 12 Januari 2026 | 02:13

RFCC Complex Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 01:37

Awalnya Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Diagendakan Rahasia

Senin, 12 Januari 2026 | 01:16

Selengkapnya