Berita

Ekonom senior, Dr. Rizal Ramli/Rep

Politik

RR: Potensi Ekonomi Jateng Tinggi, Tapi Gubernurnya Sibuk Main Tik Tok

SABTU, 15 AGUSTUS 2020 | 09:50 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Ekonom senior, Dr. Rizal Ramli menyayangkan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo yang sibuk main Tik Tok ketimbang memberi perhatian lebih terhadap potensi perekonomian di daerahnya.

"Saya menyayangkan Gubernur Ganjar yang sangat populer karena sering nongol di Tik Tok, dengan cengegesan menari-nari, nyanyi-nyanyi. Kok bisa Gubernur populer tapi prestasinya payah dibanding daerah lain," kata RR dalam acara Ngobrol Perkembangan Indonesia Bareng Rizal Ramli secara virtual, Jumat (14/8).

Bukan tanpa dasar RR menyebut Jateng memiliki potensi ekonomi yang mumpuni, selain karena penduduknya banyak dan memiliki karakter ulet dan rajin. Dia menyampaikan bahwa di Pantau Utara (Pantura) Jawa, dari Tegal-Kendal hingga Semarang dan sekitarnya dinilai cocok untuk basis industrialisasi.


Saat ini, sambung RR, industrialisasi masih terkonsentrasi di Jabodetabek, padahal biaya atau cost of living dan tenaga kerja di Jabodetabek cukup tinggi ketimbang di Jateng.

"Di Jawa Tengah masyarakatnya terbuka ditambah di Pantura sangat kompetitif, mulai dari harga sewa atau beli tanah, cost of living dan biaya tenaga kerjanya sangat murah sekali untuk industri yang padat karya dibanding Jabar, Jabodetabek maupun Jatim," papar Menko Perekonomian era Presiden Gus Dur ini.

Namun, RR menyayangkan Gubernur Ganjar yang sudah jalan enam tahun lantaran dua periode tidak pernah terdengar visi bagaimana mengembangkan ekonomi Jateng dan seperti apa strateginya memanfaatkan daya saing daerah yang sangat kuat.

Padahal, momentum untuk merebut pasar industri sangat besar saat ini, banyak pabrik atau industri yang merealokasi basis produksinya dari Tiongkok, China. Meski, RR memberi contoh, Jepang merealokasi pabrik mereka dari Tiongkok namun memilih Vietnam. Dan kebanyakan negara lain memilih Mexico dan India.

"Sebetulnya Indonesia bisa kompetitif, kalau di Jabodetabek mahal sewanya, nah di Pantura, Jawa Tengah, ini kesempatan mumpung perusahaan ramai-ramai mau keluar dari Tiongkok, harusnya Pemerintah Jateng agresif gaet investor supaya ada lapangan kerja," demikian RR, yang juga pernah menjabat Menko Maritim dan Sumber Daya di periode pertama Presiden Jokowi.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya