Berita

Dutabesar Republik Arab Suriah untuk Indonesia, Ziad Zaheredin/RMOL

Dunia

Jelang 17 Agustus, Dubes Suriah Beri Ucapan HUT RI Ke-75

JUMAT, 14 AGUSTUS 2020 | 18:03 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Masih tiga hari menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI) ke-75, namun sudah banyak ucapan selamat yang diberikan oleh negara-negara sahabat. Salah satu di antaranya adalah Suriah.

Menjadi menarik mendapatkan ucapan selamat dari Suriah, mengingat negara tersebut merupakan yang pertama mengakui kemerdekaan Indonesia setelah Mesir.

Kepada Kantor Berita Politik RMOL, Dutabesar Republik Arab Suriah di Jakarta, Ziad Zaheredin menyampaikan ucapan singkat untuk menyelamati Indonesia.


"Saya ingin mengucapkan selamat Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-75," ucap Dubes Zaheredin.

"Semoga hubungan kedua negara, Suriah dan Indonesia, menjadi lebih baik dan memberikan manfaat bagi rakyat kedua negara," sambungnya.

Walaupun hubungan diplomatik kedua negara baru terbangun sekitar tahun 1949, namun Suriah telah mengakui kedaulatan Indonesia secara de jure sejak 2 Juli 1947.

Dukungan Suriah tersebut langsung disampaikan di hadapan Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), ketika Damaskus menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan.

"Ketika Suriah duduk sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB di tahun 1947, diplomat Suriah DR. Fares al Khoury dalam Sidang Majelis Umum meminta agar Indonesia diakui sebagai negara independen," ujar Zaheredin dalam wawancaranya kepada Kantor Berita Politik RMOL dua tahun lalu.

Setelah itu, hubungan kedua negara menjadi sangat hangat. Indonesia dan Suriah membuka kantor perwakilan di masing-masing negara.

Kunjungan Presiden Soekarno ke Suriah pada 1957 dan Presiden Soeharto pada 1977 pun menjadi tonggak sejarah yang tidak bisa terlepas dari hubungan kedua negara.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Steve Hanke Ungkit Lagi Keputusan IMF 1998, Klaim Rupiah Bisa Setara Dolar AS

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:12

Gibran Ingin Generasi Muda Jadi Perekat Persatuan Bangsa

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:06

Komut Pertamina Mochamad Iriawan Pastikan Kesiapan SAF dan Operasional B50 di Jawa Timur

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:57

Wall Street Berpesta! Dow Cetak Rekor

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:53

Nasib Nadiem Ditentukan di Sidang Vonis Hari Ini

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:42

Kekayaan AHY Naik Hampir Enam Kali Lipat, Kini Tembus Rp118,65 Miliar

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:29

STOXX 600 Menguat Tipis, Saham Teknologi dan Energi Topang Bursa Eropa

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:24

Jerman Tumbang, Paraguay Melaju ke Perempat Final Piala Dunia 2026

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:14

Pimpin BEI 2026-2030, Jeffrey Hendrik Targetkan Pasar Modal Indonesia Tembus 10 Besar Dunia

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:02

Dana GCA Diklaim Bisa Stabilkan Nilai Tukar Rupiah

Selasa, 30 Juni 2026 | 06:48

Selengkapnya