Berita

Ketua MPR Bambang Soesatyo bersama Presiden Joko Widodo dan pejabat tinggi negara saat memasuki ruang sidang/Net

Politik

Ketua MPR: Resesi Hampir Pasti Terjadi Di Seluruh Dunia, Saatnya Bergotong Royong!

JUMAT, 14 AGUSTUS 2020 | 11:52 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Ancaman resesi ekonomi global yang sudah dan bakal terjadi di banyak negara di dunia menjadi satu hal yang dibahas Ketua MPR Bambang Soesatyo dalam rapat tahunan MPR tahun 2020.

Sosok yang kerab disapa Bamsoet ini mengatakan, ancaman resesi yang disebabkan pandemik virus corona baru (Covid-19) telah dialami Indonesia jika melihat capaian pertumbuhan ekonomi dimestik pada kuartal II 2020 minus 5,32 persen dibanding triwulan II-2019.

"Seperti kita ketahui bahwa pada periode Maret sampai pertengahan bulan Agustus 2020 ini menjadi fase terberat bagi perekonomian Indonesia," ujar Bamsoet, di Ruang Sidang Paripurna Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (14/8).


Mantan Ketua DPR ini mengungkap sejumlah analisa perekonomian global yang dilansir sejumlah lembaga dunia seperti World Bank, yang menyebut resesi kali ini menjadi yang terburuk dalam sejarah sejak Perang Dunia II.

"Bank Dunia melansir bahwa resesi sudah hampir pasti terjadi di seluruh wilayah ekonomi dunia," katanya.

Selain itu, Bamsoet juga menerangkan prediksi Dana Moneter Internasional (IMF) pada bulan April 2020, yang menyebutkan bahwa resesi sekarang ini lebih dalam daripada era Great Depression pada tahun 1930-an.

"Organisasi Kerjasama dan Pengembangan Ekonomi (OECD) pun melansir proyeksi yang sama. Dalam laporan terbarunya, OECD menyebut, pandemi Covid-19 semakin membuat dunia terseret dalam jurang resesi terburuk di luar periode perang dalam 100 tahun," sambung Bamsoet.

Secara pribadi, Politisi Golkar ini berpandangan pemulihan ekonomi ini akan lambat karena krisis kesehatan akan bertahan lama. Efeknya pun kata dia akan sangat dirasakan golongan masyarakat yang paling rentan.

Bahkan jika tidak segera diatasi, efek domino resesi akan menyebar ke berbagai sektor, seperti macetnya kredit perbankan hingga lonjakan inflasi yang sulit dikendalikan karena perekonomian tidak bergerak. Selian itu, neraca perdagangan juga akan menjadi minus dan berimbas langsung pada cadangan devisa.

Dampak resesi secara riil pun akan nampak dari meningkatnya pengangguran, anjloknya pendapatan rakyat, meningkatnya angka kemiskinan, merosotnya harga aset seperti pasar saham atau properti, melebarnya angka ketimpangan, tingginya utang pemerintah bersamaan dengan penerimaan pajak yang anjlok, serta produksi yang hilang secara permanen, dan bisnis gulung tikar.

"Oleh karena itu saatnya kita bergotong royong terus mendukung kebijakan pemerintah yang telah melakukan langkah konkrit mendorong peningkatkan ekonomi sektor riil," demikian Bambang Soesatyo.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya