Berita

Presiden Joko Widodo bisa tercatat sebagai presiden gagal ketika ekonomi Indonesia tak kunjung bangkit/Net

Politik

Jokowi Bakal Tercatat Sebagai Presiden Gagal Jika Ekonomi Masih Negatif Pada Kuartal III 2020

JUMAT, 14 AGUSTUS 2020 | 08:12 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Anjloknya ekonomi sepanjang 2020 bisa berimbas buruk terhadap catatan pemerintahan Presiden Joko Widodo. Andai ekonomi nasional belum membaik pada kuartal III, Jokowi akan tercatat dalam sejarah sebagai Presiden yang gagal.

Direktur Ekskutif Oversight of Indonesia's Democratic Policy, Satyo Purwanto mengatakan, tanda-tanda tren turunnya laju pertumbuhan perekonomian semakin jelas dan akan berlanjut sampai tahun depan.

"Terbukti dengan pertumbuhan ekspor yang negatif dan impor turun tajam dalam kuartal II tahun ini," ujar Satyo Purwanto kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (14/8).


Akibatnya, kata mantan Sekjen ProDEM ini, kebangkrutan ekonomi akan terjadi bila pemerintah gagal mengendalikan pandemik Covid-19.

"Bila sampai terjadi dan pemerintah tidak sanggup menahan laju bangkrutnya ekonomi Indonesia, maka sudah pasti akan diikuti oleh krisis sosial dan politik," kata Satyo.

Dengan demikian, nama Jokowi akan tercatat sebagai presiden yang gagal dalam sejarah NKRI.

"Siapapun Presiden RI, dari Bung Karno sampai Jokowi, akan terekam oleh sejarah dari perjalanan bangsa ini. Apa dan bagaimana dia bekerja dan apa akibatnya," pungkas Satyo.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya