Berita

Presiden Joko Widodo bersama Wakil Presiden Maruf Amin, mantan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah dan Fadli Zon/Net

Politik

Jawab Polemik Penghargaan Fahri Hamzah Dan Fadli Zon, Jokowi: Inilah Negara Demokrasi

KAMIS, 13 AGUSTUS 2020 | 12:05 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Polemik pemberian penghargaan tanda kehormatan kepada mantan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah dan juga Fadli Zon dijawab Presiden Joko Widodo.

Kepala negara mengatakan, penghargaan tanda kehormatan diberikan kepada mereka yang memiliki jasa terhadap bangsa dan negara, yang diputuskan lewat pertimbangan-pertimbangan yang matang oleh dewan tanda gelar dan jasa.

"Jadi pertimbangannya sudah matang,” tegasnya saat memberikan keterangan pers di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (13/8).


Sementara mengenai polemik penghargaan kepada Fahri Hamzah dan Fadli Zon, Jokowi menjelaskan bahwa perbedaan politik bukan berarti bermusuhan.

“Ada pertanyaan mengenai Pak Fahri Hamzah kemudian Pak Fadli Zon ya, yang berlawanan dalam politik, kemudian berbeda dalam politik ini bukan berarti kita ini bermusuhan dalam berbangsa dan bernegara," ungkapnya

Oleh karena itu, mantan Walikota Solo ini menegaskan bahwa tanda kehormatan yang diberikan kepada Fahri dan Fadli berupa Bintang Mahaputra Utama menggambarkan corak politik yang ada di Indonesia.

"Ini lah yang namanya negara demokrasi. Jadi saya berkawan baik dengan pak Fahri Hamzah, berteman baik dengan pak Fadli zon. Ini lah Indonesia," demikian Joko Widodo menambahkan.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya