Berita

Ilustrasi perbedaan bus Transjakarta dengan bus lain/Repro

Nusantara

Manajemen Transjakarta Bantah Berita Dua Pramudi Dihukum Dishub DKI

RABU, 12 AGUSTUS 2020 | 09:39 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) membantah pemberitaan yang ditayangkan oleh sebuah stasiun televisi nasional pada Senin (10/8) pukul 17.50 WIB mengenai dua pramudi Transjakarta yang dapat hukuman Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta karena tidak mengenakan masker saat bertugas.

"Transjakarta dengan tegas menyatakan kedua pramudi tersebut bukanlah pramudi kami," jelas Kepala Divisi Sekretaris Korporasi dan Humas PT Transportasi Jakarta, Nadia Diposanjoyo, lewat keterangan tertulisnya, Rabu (12/8).

Nadia mengatakan, pramudi Transjakarta memiliki tiga jenis seragam saat bertugas. Yakni batik betawi dan jas hitam dengan kemeja putih berdasi serta memiliki logo Transjakarta di bagian dada sebelah kiri dan kemeja abu-abu berdasi warna merah.


"Sedangkan yang ada di dalam video pramudi tersebut mengenakan seragam kemeja berwarna biru," jelas Nadia.

Selain itu, dalam gambar armada yang terlihat bukan milik Transjakarta, maupun yang dikerjasamakan dengan Transjakarta. Seluruh armada yang tergabung dengan Transjakarta memiliki konsistensi dalam standar minimal operasional, K3, pelayanan, tampilan, hingga kebersihan.

Kemudian, rute yang tercantum pada bus di sebelah kiri di gambar tersebut bertuliskan Sudirman Lama–Blok M. Transjakarta memastikan tidak memiliki rute tersebut hingga saat ini.

"Kami berharap masyarakat yang telah melihat video tersebut dapat memahami, dan kepada pihak media yang melakukan penayangan berita dapat melakukan perbaikan terhadap liputan tersebut," ucap Nadia.

"Serta melakukan konfirmasi terlebih dahulu sebelum melakukan penyiaran ke publik agar tidak menjadi fitnah atau penyebaran isu tidak benar," demikian Nadia.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya