Berita

Presiden China Xi Jinping/Net

Dunia

Presiden Xi Jinping: Berhenti Membuang-buang Makanan, Pemborosan Adalah Sesuatu Yang Memalukan

RABU, 12 AGUSTUS 2020 | 06:05 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Presiden China Xi Jinping merasa sedih melihat banyaknya sisa makanan yang akhirnya terbuang sia-sia dan menjadi limbah tak berguna. Ia menyebut itu sebagai pemborosan yang memalukan.

Xi telah menekankan dengan tegas untuk menghentikan pemborosan makanan dan menyerukan untuk mempromosikan penghematan, seperti dikutip dari GT, Selasa (11/8)

Masalah limbah makanan adalah sesuatu yang mengejutkan. Dia memandang  perlunya mempertahankan rasa krisis terkait keamanan pangan, terutama di tengah pandemik Covid-19.


Selain itu, perlu untuk segera meningkatkan undang-undang dan pengawasan, mengambil langkah-langkah efektif, dan membangun mekanisme jangka panjang untuk menghentikan limbah makanan.

"Penting untuk lebih meningkatkan kesadaran publik tentang masalah ini, secara efektif menumbuhkan kebiasaan hemat dan menumbuhkan lingkungan sosial di mana pemborosan itu memalukan dan penghematan patut dihargai," kata Xi, seperti dikutip dari GT, Selasa (11/8).

Xi sangat mementingkan keamanan pangan dan berulang kali menyerukan untuk mempromosikan kebiasaan sosial dalam mempraktikkan penghematan dan menentang pemborosan. Dia telah menekankan perlunya menghentikan pemborosan makanan dalam banyak kesempatan.

Pada Januari 2013, ia membuat instruksi tentang masalah ini dan sejak itu memberikan banyak instruksi yang membutuhkan upaya termasuk kendala kelembagaan yang kuat, kepatuhan yang ketat terhadap sistem, pengawasan dan inspeksi yang kuat, dan mekanisme hukuman yang berat untuk secara efektif mengekang berbagai pelanggaran aturan, disiplin dan hukum mengenai konsumsi dengan menggunakan dana publik.

Dia juga memberikan persyaratan khusus untuk mengurangi sampah di sekolah dan meningkatkan kesadaran siswa serta praktik hemat.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya