Berita

Petahana Olly Dondokambey/Net

Politik

Zona Aman, Elektabilitas Petahana Olly Dondokambey Di Atas 60 Persen

SELASA, 11 AGUSTUS 2020 | 09:59 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Sulawesi Utara adalah salah satu sembilan provinsi yang menggelar Pilkada Serentak 2020. Rilis survei, elektabilitas petahana Olly Dondokambey kokoh di puncak, yaitu di atas 60 persen.

Peneliti Indonesiaan Public institute, Karyono Wibowo, mengatakan, kalau posisi petahana seperti ini, sedangkan kompetitor masih di bawah 10 persen, maka bisa disimpulkan Olly berada di zona aman.

"Jadi, petahana bisa disebut masuk zona aman jika elektabilitasnya di atas 60 persen dan tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja mencapai lebih 80 persen," kata dia kepada wartawan, Selasa (11/8).


Jelas Karyono Wibowo, elektabilitas dan tingkat kepuasan masyarakat itu pasti berbanding lurus. Olly sekarang harus menjaga dua hal tersebut, khususnya tingkat kepercayaan publik. Berusaha meningkatkan lebih tinggi lagi kinerja. Melahirkan kebijakan-kebijakan yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat Bumi Nyiur Melambai.

Salah satu yang harus dilakukan yaitu mengoptimalkan penanganan Covid-19. Kenapa? Karena masyarakat tengah mengalami kesulitan sosial, dan ekonomi akibat dampak pandemi Covid-19.

Kinerja positif penanganan Covid-19 akan berpengaruh, tetapi bukan satu-satunya. Keliru juga kalau kita katakan penanganan Covid-19 jadi sorotan utama," terang Karyono Wibowo.

Temuan survei LSI Denny JA, tingkat kepuasan kinerja Olly sebagai gubernur Sulut, mencapai 84,7 persen. Responden yang menyatakan petahana sangat berhasil menjalankan tugas sebesar 85,5 persen.

Olly juga menjadi figur paling populer dan disukai. Sebanyak 90,5 persen pemilih mengenal dan 91,4 persen menyukai Olly. Masyarakat Sulut yang menginginkan Olly tetap menjabat gubernur berada pada angka 69 persen.

Elektabilitas Olly jauh melampaui sejumlah bakal kandidat. Olly mendapatkan 62 persen, sedangkan para penantang hanya dipilih 10 persen ke bawah. Hasilnya, Christiany Eugenia Paruntu (9,3 persen), Elly E Lasut (6,7 persen), GSV Lumentut (4,5 persen), Vonny A Panambunan (3,3 persen), dan Stevanus Vreeke Runtu (0,3 persen). Pemilih yang belum menentukan pilihan sebesar 13,9 persen.

Survei LSI Denny JA dilakukan pada April 2020 dengan 800 responden. Survei menggunakan metode random sampling di seluruh kabupaten/kota se-Sulut. Wawancara dilakukan secara tatap muka dengan menggunakan kuesioner. Adapun margin of error survei ini +/- 3,5 persen.

Karyono Wibowo menambahkan, koalisi partai politik di tingkat pusat idealnya linear hingga daerah. Namun, untuk saat ini tidak ada ketentuan yang mengatur hal itu, sehingga terjadi pasar bebas dalam penentuan koalisi pada pilkada. Meski di tingkat nasional sejumlah partai berkoalisi, tetapi dalam kontestasi pilkada, mereka bisa berkoalisi dan tidak.

Ke depan perlu dilakukan eksperimen politik sebelum koalisi linear dituangkan dalam regulasi. Misalnya di daerah tertentu, parpol yang komitmen koalisi di pusat juga membangun koalisi sampai daerah. Lalu dilihat dampaknya. Kalau lebih bagus, stabil, dan pemerintahannya efektif memajukan daerah, berarti bisa jadi pilot project.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya