Berita

Sejumlah massa yang tergabung dalam Forum Komunikasi Mahasiswa Nusantara geruduk Gedung KPK/RMOL

Nusantara

Geruduk Gedung KPK, Massa Aksi Sebut Penegak Hukum Kalah Melawan Korupsi Di Pekanbaru

SENIN, 10 AGUSTUS 2020 | 20:54 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Sejumlah massa yang tergabung dalam Forum Komunikasi Mahasiswa Nusantara menilai bahwa penegak hukum seperti KPK dan Kejaksaan Agung kalah melawan dugaan korupsi di Pemerintah Kota Pekanbaru.

Begitu yang disampaikan orator aksi, Riswan Siahaan saat menggelar aksi di depan Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan pada Senin (10/8).

Sebagai koordinator aksi, Riswan mengaku kecewa dengan sikap penegak hukum yang dianggap abai atas adanya dugaan korupsi di Pemkot Pekanbaru.


"Ya gimana nggak kecewa, kita sudah berulang kali mendesak KPK dan Kejagung, namun sampai saat ini tidak ada sikap dari kedua lembaga rasuah tersebut," ujar Riswan.

Kasus yang dimaksud Riswan ialah terkait proyek Tenayan yang digagas oleh Pemkot Pekanbaru yang dinilai sarat akan tindak pidana korupsi. Mulai dari pembangunan Kantor Pemkot Pekanbaru hingga pembangunan Kawasan Industri Terpadu.

"Harusnya kan hukum tak boleh memandang siapapun, negara tak boleh dan harus tak pernah kalah dengan koruptor," tegasnya.

Karena kata Riswan, pihaknya hingga saat ini tidak melihat adanya perkembangan kasus tersebut. Sehingga, ia mencurigai adanya kongkalikong antara Pemkot Pekanbaru dengan KPK maupun Kejagung.

"Kami melihat tidak ada atensi untuk kasus ini, membuat kami curiga. Jangan-jangan ada kongkalikong antara Pemkot Pekanbaru dengan KPK juga Kejagung. Jika begini, masyarakat harus berharap pada siapa?" pungkasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya