Berita

Anies Baswedan dan AHY yang viral di medsos/Net

Politik

Viral Poster Anies-AHY Di Twitter, Pengamat: Gabungan Sipil-Militer Dan Nasionalis-Islam Dikehendaki Orang Banyak

SENIN, 10 AGUSTUS 2020 | 18:35 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Jagat media Twitter sedang marak memperbincangkan dua sosok tokoh nasional yang digadang-gadang cocok menjadi pasangan calon presiden dan wakil presiden untuk Pemilu 2024.

Seorang netizen pengguna akun Twitter @Penasar86710159 memposting sebuah poster bergambar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersalaman dengan Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurthi Yudhoyono dengan tulisan Capres-Cawapres 2024.

Salah seorang Pengamat Politik dari Universitas Syarif Hidayatullah UIN Jakarta, Adi Prayitno ikut berpendapat terkait fenomena politik ini.


Dia mengatakan, postingan Anies-AHY adalah satu bentuk kehendak yang disampaikan dan diinginkan masyarakat, apalagi mengingat akun @Penasar86710159 mengomentari poling "AHY dan pasangannya" versus "Prabowo dan pasangannya".

"Anies elektabilitasnya bagus, AHY juga bagus. Sipil-militer, nasionalis-Islam, orang ada yang menghendaki begitu. Tinggal bagaimana mencari dukungan politik menuju 2024," ujar Adi Prayitno saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Senin (10/8).

Dalam poling yang berlangsung selama 24 jam di Twitter @Penasar86710159, disebutkan "AHY dan pasangannya” meraih dukungan 67,7 persen. Sementara “Prabowo dan pasangannya” hanya mengantongi 5,4 persen dukungan.

Adapun pilihan “Tidak memilih” meraih tempat kedua dengan 23,2 persen, dan di posisi terakhir “Ragu-ragu” (3,7 persen).  

Dari simulasi poling tersebut, Direktur Eksekutif Parameter Politik ini memandang pasangan Anies-AHY bisa jadi penantang berat Prabowo dan Puan Maharani yang diisukan akan menjadi pasangan untuk Pilpres 2024.

"Ya kalau simulasihlnya terjadinya begitu, iya. Anies sama AHY kalau maju luar biasa. Ini pasangan muda, sama-sama dianggap memiliki prestasi," ucapnya.

"Anies saat ini tengah digandrungi, AHY sekarang ini juga telah digandrungi diluar nama-nama yang sering kita sebut-sebut, yang itu-itu aja," demikian Adi Prayitno menambahkan.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya