Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Mahasiswi Kedokteran Tewas Setelah Gunakan Obat Bius Curian Kekasihnya Yang Seorang Dokter Magang

SENIN, 10 AGUSTUS 2020 | 15:23 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Mahasiswi kedokteran China tewas akibat nekad menenggak obat bius curian. Kekasihnya yang berprofesi sebagai seorang dokter magang mencuri obat bius itu dari ruang operasi rumah sakit. Diduga pasangan kekasih itu berniat merasakan sensasi seperti saat menggunakan narkoba.

Mahasiswi kedokteran itu bermarga Meng, yang mengambil kuliah di jurusan anestesiologi di Provinsi Sichuan, China Barat Daya.

Sementara kekasihnya, seorang pria bermarga Han, adalah mahasiswa jurusan anestesiologi di Sekolah Kedokteran Sichuan Selatan di Nanchong, Provinsi Sichuan, China Barat Daya, yang juga sedang praktik magang di rumah sakit.


Han telah ditangkap, tetapi polisi belum mengatakan tuduhan apa yang akan dia hadapi karena polisi belum merilis rincian kematian Meng.

Seorang anggota staf di perguruan tinggi tersebut mengatakan kepada media pada hari Minggu (9/8) bahwa keluarga Meng telah menyelesaikan masalah yang terjadi dengan pihak perguruan tinggi tersebut, tetapi mereka tidak memiliki informasi mengenai penyelidikan polisi, seperti dikutip dari GT, senin (10/8).

Sebuah sumber mengatakan kepada platform online The Paper bahwa Han mencuri obat bius dari ruang operasi rumah sakit untuk digunakan bersama Meng. Ini bukan pertama kalinya Han diduga menggunakan narkoba dan berbagi pengalamannya di media sosial, kata sumber itu.

Meskipun kasus tersebut masih dalam penyelidikan dan tidak ada rincian resmi tentang keadaan kematian Meng yang telah dirilis, beberapa netizen telah mengambil kesimpulan bahwa dia mungkin telah dibunuh.

“Sebagai profesional masa depan, tidakkah mereka memahami bahaya anestesi? Mengapa mereka mempertaruhkan nyawa untuk kesenangan ilusi?” seorang pengguna internet menulis di media sosial Sina Weibo.

Populer

Ramadhan Pohan, Pendukung Anies yang Kini Jabat Anggota Dewas LKBN ANTARA

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:45

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

UPDATE

OTT Pegawai Pajak Jakarta Utara: KPK Sita Uang Ratusan Juta dan Valas

Sabtu, 10 Januari 2026 | 12:14

Mendagri: 12 Wilayah Sumatera Masih Terdampak Pascabencana

Sabtu, 10 Januari 2026 | 12:04

Komisi I DPR: Peran TNI dalam Penanggulangan Terorisme Hanya Pelengkap

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:33

X Ganti Emotikon Bendera Iran dengan Simbol Anti-Rezim

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:27

Trump Sesumbar AS Bisa Kuasai 55 Persen Minyak Dunia Lewat Venezuela

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:10

Konten Seksual AI Bikin Resah, Grok Mulai Batasi Pembuatan Gambar

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:52

Ironi Pangan di Indonesia: 43 Persen Rakyat Tak Mampu Makan Bergizi

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:41

Emas Antam Berkilau, Naik Rp25.000 Per Gram di Akhir Pekan

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:34

Khamenei Ancam Tindak Tegas Pendemo Anti-Pemerintah

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:22

Ekonomi Global 2026: Di Antara Pemulihan dan Ketidakpastian Baru

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:06

Selengkapnya