Berita

Ekonom senior DR. Rizal Ramli/Net

Politik

Berkaca Dari Track Record, Satyo Purwanto Tidak Ragu RR Bisa Beresi Ekonomi Setahun

SENIN, 10 AGUSTUS 2020 | 12:41 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Pernyataan ekonom senior, DR. Rizal Ramli yang bisa membereskan ekonomi Indonesia dalam setahun tidak boleh dipandang sebelah mata.

Direktur Eksekutif Oversight of Indonesia's Democratic Policy, Satyo Purwanto menegaskan bahwa Rizal Ramli mempunyai track record yang sangat mumpuni, sehingga apa yang disampaikan tidak perlu diragukan lagi.

"Track record Rizal Ramli sangat mumpuni, maka statement beliau mesti kita percayai," ujar Satyo Purwanto kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (10/8).


Kemampuan Rizal Ramli, sambungnya, sudah terbukti saat menjabat sebagai Menko Maritim. Di mana, banyak prediksi Rizal Ramli yang terbukti.

“Misalnya proyek ambisius listrik 35 ribu MW, persoalan airline Garuda Indonesia, beban utang PLN, penyimpangan pembiayaan di Pelindo II dan lain-lain," jelas Satyo.

Selain itu, sambung Satyo, prestasi terdahulu Rizal Ramli juga membuat merinding banyak tokoh-tokoh neoliberal, seperti Menteri Keuangan Sri Mulyani.

“Beliau sukses menjabat kepala Bulog, Menteri Koordinator bidang Perekonomian, serta Menteri Keuangan Indonesia pada Kabinet Persatuan Nasional pada masa pemerintahan Presiden Gusdur. Hebatnya semua prestasi tersebut dikerjakan beliau hanya dalam hitungan bulan saja," kata Satyo.

Deretan panjang prestasi yang dimiliki, sudah seharusnya membuat publik yakin bahwa Rizal Ramli bisa membawa bangsa dan negara keluar dari krisis ekonomi di tengah pandemik Covid-19. Apalagi RR, sapaan Rizal Ramli, sudah mengantongi cara agar ekonomi kembali pulih dalam setahun.

"Di level internasional, RR juga pernah dipercaya sebagai anggota tim panel ahli penasihat ekonomi Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) bersama beberapa tokoh ekonom dari berbagai negara lainnya," pungkas Satyo.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Turbulensi Kepercayaan dalam Teropong Nobel Ekonomi

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 22:16

Jadi Tersangka KPK, Bupati Klaten Didepak PDIP

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:45

Kapolri Rangkul Ulama Jatim untuk Jaga Kamtibmas

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:32

Ilham Habibie hingga Chappy Hakim Dianugerahi Golden PIN INACA

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:02

DPR: Kehadiran Kapolri di BEI Sinyal Negara Serius Menegakkan Hukum

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 20:33

Ketua Gappura Minta DPR Turun Tangan Mediasi PHK dan GHS di Krakatau Steel

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 19:35

Walhi Soroti Tanggung Jawab Lintas Sektor dalam Penanganan Karhutla

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 19:28

Kementerian UMKM Pulihkan 908 Usaha Terdampak Bencana di Sumatera

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 18:51

Komjak Diminta Turun Tangan Teliti JPU di Kasus Febrie

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 18:30

Surati Presiden Prabowo, YLKI Minta Menteri Bahlil Dicopot

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 17:49

Selengkapnya