Berita

Pemimpin Tertinggi Korea Utara, Kim Jong Un/Net

Dunia

Bahas Organisasi Hingga Epidemi, Kim Jong Un Pimpin Rapat Partai Pekerja Korea

JUMAT, 07 AGUSTUS 2020 | 22:40 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pemimpin Tertinggi Korea Utara, Kim Jong Un, menghadiri rapat keempat Dewan Kebijakan Eksekutif Komite Sentral Ketujuh Partai Pekerja Korea (WPK).

Rapat tersebut berlangsung di kantor Komite Pusat WPK pada Rabu (5/8). Sebagai Ketua WPK sekaligus Ketua Komisi Urusan Negara Republik Rakyat Demokratik Korea (RRDK) dan Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata RRDK, Kim Jong Un memimpin rapat tersebut.

Mengutip keterangan tertulis yang diterima redaksi pada Jumat (7/8), rapat  membahas isu pengorganisasian departemen baru dalam Komite Pusat WPK serta mencari solusi untuk meningkatkan sistem urusan kepegawaian partai.


"Pertemuan tersebut juga menilai kinerja kader di kantor-kantor besar pemerintah dan membahas langkah-langkah yang relevan," demikian bunyi keterangan tersebut.

Tidak hanya mengenai partai, rapat tersebut juga memiliki agenda pembahasan laporan kerja anti-epidemi serta situasi di kota perbatasan Kaesong yang masih terkunci di bawah sistem darurat maksimum negara.

Kaesong sendiri dikunci setelah ditemukan satu suspek Covid-19 yang melibatkan seorang pembelot yang kembali dari Korea Selatan bulan lalu. Semua orang yang melakukan kontak dengan suspek juga ikut melakukan karantina.

Di dalam rapat, Kim Jong Un membahas penggunaan dana WPK untuk membantu warga yang terdampak kuncian. Ia juga meminta semua anggota Dewan Kebijakan Eksekutif untuk meningkatkan kinerjanya di setiap bidang.

Bersama Kim Jong Un juga turut hadir para pejabat dari Komite Pusat WPK, seperti Pak Pong Ju, Ri Pyong Chol, Ri Il Hwan, Choe Hwi, Kim Tok Hun, Pak Thae Song, Kim Yong Chol, hingga wakil ketua Komite Pusat WPK, Kim Hyong Jun.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya