Berita

Warga Palestina memeriksa puing-puing rumah setelah dihancurkan karena konstruksi yang diduga tanpa izin oleh pasukan Israel di desa Furush Beit Dajan di Nablus, Tepi Barat pada 27 Mei 2020/Net

Dunia

Sepanjang 2020 Ada Lebih Dari 300 Rumah Warga Palestina Yang Dihancurkan Israel Di Tepi Barat

JUMAT, 07 AGUSTUS 2020 | 14:33 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

The Palestinian Colonisation and Wall Resistance Commission telah menyajikan sebuah laporan terbaru tentang penghancuran pemukiman Palestina. Mereka mencatat, selama paruh pertama tahun 2020 setidaknya ada sekitar 313 rumah warga Palestina di Tepi Barat dan Yerusalem Timur yang dihancurkan oleh pasukan Israel.

Dalam laporannya, Komisi tersebut mengungkapkan bahwa 64 persen dari penghancuran terjadi di Yerusalem Timur, Nablus, dan Hebron.

Pihak berwenang Israel telah mengeluarkan 129 pemberitahuan penggusuran yang mewajibkan 737 warga Palestina untuk sementara mengosongkan rumah dan tanah mereka dengan dalih mendeklarasikannya sebagai zona militer tertutup, cagar alam, atau untuk tujuan pelatihan militer, seperti dikutip dari Memo, Jumat (7/8)


Komisi tersebut juga telah memantau 419 serangan oleh pemukim Yahudi selama paruh pertama tahun 2020 , yang mengakibatkan cedera fisik pada 78 warga Palestina dan menyebabkan kerusakan pada 1.100 donum tanah (Donum adalah satuan luas tanah yang digunakan di Kesultanan Utsmaniyah), pembakaran, dan pencabutan lebih dari 3.000 pohon dan kerusakan material pada 78 kendaraan.

Dalam laporannya, komisi tersebut menunjukkan bahwa Kementerian Konstruksi dan Perumahan Israel dan Otoritas Pertanahan Israel telah menerbitkan 52 tender selama paruh pertama tahun ini untuk pembangunan ribuan unit rumah, serta bangunan komersial, industri dan jasa di pemukiman yang terletak di wilayah Palestina yang diduduki.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya