Berita

Pemimpin Tertinggi Korea Utara, Kim Jong Un dan Presiden Korea Selatan, Moon Jae-in/Net

Dunia

Lewat Program PBB, Korea Selatan Kirim Bantuan Pangan Senilai Rp 146 Miliar Ke Korea Utara

KAMIS, 06 AGUSTUS 2020 | 16:46 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Korea Selatan mengumumkan telah memberikan bantuan pangan kepada Korea Selatan melalui Program Pangan Dunia (WFP) senilai 10 juta dolar AS atau setara dengan Rp 146 miliar (Rp 14.600/dolar AS).

Pemberian bantuan tersebut merupakan hasil pertemuan komite sipil-pemerintah dalam pertukaran antar-Korea yang dipimpin oleh Menteri Unifikasi baru, Lee In-young pada Kamis (6/8).

Pertemuan tersebut merupakan hubungan antara Seoul dan Pyongyang pertama sejak Lee dilantik pada bulan lalu karena pendahulunya mengundurkan diri, seiring dengan memanasnya Korea Utara dan Korea Selatan.


Melansir Korea Herald, dengan dana tersebut, WFP akan mendistribusikan hampir 9.000 ton makanan yang difortifikasi untuk anak-anak di bawah 7 tahun dan wanita hamil di 60 daerah di Korea Utara. Selain itu, sebanyak 3.600 ton bantuan lainnya, termasuk jagung, kacang-kacangan, dan minyak akan dibagikan kepada 26.500 orang.

“Berangkat dari visi singkat untuk mengaitkan proyek kemanusiaan dengan situasi politik dan militer, ini akan menjadi titik awal untuk secara teguh mematuhi prinsip-prinsip untuk secara konsisten mengejar kerja sama kemanusiaan,” kata Lee dalam pertemuan tersebut.

"Kami akan mulai dengan bidang kemanusiaan dan perdagangan skala kecil untuk memulai kerja sama antar-Korea, dan kemudian berkembang menjadi memenuhi janji dan kesepakatan antara kedua Korea," sambungnya.

Kementerian Unifikasi mengatakan, keputusan untuk memberikan bantuan pangan adalah saran dari WFP dan keyakinan badan tersebut untuk memperbaiki situasi kemanusiaan di Korea Utara.

Sejauh ini, Korea Selatan sudah menyumbang tiga kali bantuan pangan melalui WFP, di antaranya sebanyak 7 juta dolar AS pada 2014, 2,1 juta dolar AS pada 2015, dan 4,5 juta dolar AS pada 2019.

Totalnya, Korea Selatan sudah memberikan 13,6 juta dolar AS kepada Korea Utara dalam bentuk bantuan pangan melalui WFP.

Untuk bantuan tahun ini, dana akan diberikan kepada WFP pada pekan depan agar bisa segera dibelikan komoditas dan mendistribusikannya.

Adapun program tersebut kemungkinan akan memakan waktu sekitar empat bulan. Di mana pasokan diharapkan mencapai Korea Utara pada akhir tahun ini, dan didistribusikan kepada penduduk Korea Utara awal tahun depan.

Selain itu, dalam pertemuan tersebut, komite juga menyetujui rencana untuk mengubah Zona Demiliterisasi menjadi zona budaya yang diisi museum dan ruang pameran.

Proyek tiga tahun tersebut diperkirakan akan memakan biasa hingga 24.400 dolar AS.

WFP sendiri merupakan program yang dibentuk oleh Organisasi Pangan dan Pertanian PBB, FAO.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya