Berita

Calon Presiden Amerika Serikat (AS) dari Partai Demokrat, Joe Biden/Net

Dunia

Demi Satu Menit Iklan Kampanye, Joe Biden Rela Gelontorkan Rp 4 Triliun

KAMIS, 06 AGUSTUS 2020 | 15:22 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Calon Presiden Amerika Serikat (AS) dari Partai Demokrat, Joe Biden mengumumkan telah membeli iklan kampanye berdurasi satu menit senilai 280 juta dolar AS atau setara dengan Rp 4 triliun (Rp 14.500/dolar AS).

Dari Rp 4 triliun sebanyak 220 juta dolar AS atau Rp 3,2 triliun digunakan untuk membeli slot di TV. Sementara 60 dolar AS atau Rp 800 miliar untuk slot digital.

Iklan tersebut akan tayang di 15 negara bagian, termasuk Florida, Michigan, dan Pennsylvania. Selain itu, khusus iklan TV juga akan muncul di Arizona, Georgia, dan Texas, di mana wilayah-wilayah tersebut memenangkan Partai Republik pada pemilihan 2016


"Kami pikir penting bagi orang-orang untuk melihat dia, dan mendengarkan dia, karena ini berkaitan dengan masalah kepemimpinan, dan kami percaya dengan orang yang kami lihat, Joe Biden,' ujar ahli strategi kampanye senior Joe Biden, Mike Donilon, mengutip Sputnik, Rabu (5/8).

Di dalam iklan tersebut, Biden akan terlihat sebagai pemimpin yang berempati, berbasa dengan lawannya, Presiden Donald Trump. Selain Biden, iklan tersebut akan menampilkan pilihan wakil presidennya, yang akan dia umumkan pekan depan.

Manajer kampanye Biden, Jen O'Malley Dillon mengatakan, fakta bahwa iklan akan ditayangkan di negara bagian Republik menunjukkan keinginan Biden untuk melakukan strategi ofensif.

Pembelian iklan besar-besaran Biden sendiri mengalahkan Trump, bahkan hampir dua kali lipat dari yang dikeluarkan petahana untuk iklan, yaitu 147 juta dolar AS atau Rp 2,1 triliun.

Jurubicara tim kampanye Trump, Tim Murtaugh, mengatakan, fakta bahwa Partai Demokrat mengeluarkan hampir 300 juta dolar AS untuk iklan adalah tanda bahwa kampanye Biden dalam bahaya.

"Kami menantikan iklan Biden yang membual tentang menyerahkan seluruh agendanya kepada kaum sosialis Bernie Sanders dan AOC (Alexandria Ocasio-Cortez, kritikus Trump)," ujarnya.

"Ini jelas merupakan upaya untuk menutupi fakta bahwa dia bermain pertahanan , menjalankan iklan di Colorado, Nevada, New Hampshire, Minnesota dan Virginia? Pertanda buruk bagi Biden," pungkas Murtaugh.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya