Berita

Lapas Phoenix, Arizona/Net

Dunia

Virus Corona Menyelinap Masuk Ke Dalam Penjara, 500 Napi Arizona Dinyatakan Positif Covid-19

KAMIS, 06 AGUSTUS 2020 | 14:39 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Virus corona menyergap para napi di beberapa penjara negara bagian Amerika. Di Arizona lebih dari 500 narapidana telah dites positif Covid-19 sementara di penjara California sejauh ini tercatat ada 22 kasus kematian akibat virus tersebut.

Departemen Lembaga Permasyakatan Arizona mengatakan bahwa 517 narapidana di penjara ASPC-Tucson Whetstone telah dites positif Covid-19.

Saat ini para napi ditempatkan dalam satu kelompok bersama di daerah terpisah dan menerima perawatan medis yang sesuai. Mereka tidak akan diizinkan kembali ke populasi umum sampai dinyatakan sembuh secara medis.


Sejauh ini virus corona telah menyerang beberapa penjara AS, rumah bagi populasi penjara terbesar di dunia, yang terdiri dari 2,3 juta narapidana.

Para pejabat lapas  tidak dapat memaksakan peraturan jarak sosial karena kondisi penjara yang padat, selain itu mereka juga menghadapi kekurangan tenaga medis serta alat pelindung diri.

Arizona yang memiliki populasi 7,3 juta penduduk telah melaporkan lebih dari 180 ribu kasus virus corona, di mana 1.429 di antaranya berada di penjara. Sejauh ini telah terjadi tujuh kematian akibat Covid-19 di penjara negara bagian tersebut.

Tak kalah mengerikan dari penjara Arizona, California juga telah melaporkan 51 narapidana yang meregang nyawa akibat terinfeksi virus corona di dalam tahanan, termasuk kematian 22 napi di penjara San Quentin yang terkenal kejam di utara San Francisco.

"Korban terbaru meninggal 4 Agustus karena komplikasi yang terkait dengan Covid-19," kata Departemen LP California, seperti dikutip dari AFP, Kamis (6/8).

Sehari sebelumnya otoritas penjara melaporkan kematian seorang narapidana San Quentin yang didakwa  hukuman mati setelah tertular Covid-19, sementara lima narapidana lainnya meninggal antara 24 dan 26 Juli.

Hingga saat ini California dengan populasi 40 juta penduduk telah melaporkan lebih dari 524 ribu kasus virus corona dan 9.700 kematian.

Sebagai upaya untuk mencegah penyebaran virus, penjara-penjara mulai ditutup sejak 11 Maret lalu. Pihak berwenang di negara bagian itu juga telah membebaskan sebanyak 15.683 narapidana dengan kejahatan ringan atau yang mendekati akhir masa hukuman mereka.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya