Berita

Di Pure Skies Room, yang sebelumnya dikenal sebagai kelas bisnis, setiap kursi adalah ruang yang sepenuhnya tertutup, dipisahkan dengan tirai setinggi badan. Atas kebaikan PriestmanGoode/Net

Dunia

Begini Desain Kursi Penumpang Pesawat Di Masa Depan Ala Inggris

KAMIS, 06 AGUSTUS 2020 | 14:00 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Perusahaan desain Inggris PriestmanGoode telah mengungkapkan visinya mengenai masa depan pernerbangan. Mereka membuat konsep Pure Skies dengan menata ulang kabin kelas bisnis dan ekonomi untuk industri penerbangan pasca-pandemik.

Tidak ada lagi yang dinamakan ‘kelas’ karena mereka memperkenalkan gagasan ‘kamar’ dan ‘zona’. Kursi yang ramping dan bebas jahitan, lapisan antimikroba, layar sentuh dan warna palet yang dirancang untuk lebih terlihat menenangkan.
Mereka mengakui saat ini semua maskapai penerbangan sibuk menata diri untuk melanjutkan pelayanan seiring dibukanya kembali ijin penerbangan, dikutip dari TN, Kamis (6/8).

PriestmanGoode memandang, butuh setidaknya tiga tahun untuk kabin pesawat di masa depan untuk dikembangkan dan disertifikasi, tetapi mereka telah mulai membayangkan seperti apa bentuknya.

PriestmanGoode memandang, butuh setidaknya tiga tahun untuk kabin pesawat di masa depan untuk dikembangkan dan disertifikasi, tetapi mereka telah mulai membayangkan seperti apa bentuknya.

Tim PriestmanGoode memprediksi, keberhasilan industri penerbangan di masa depan terletak pada kemampuannya untuk mengurangi kecemasan penumpang, meningkatkan ruang pribadi dan tingkat kebersihan, serta memfasilitasi perjalanan tanpa sentuhan.

Konsep Pure Skies Room, yang sebelumnya dikenal sebagai kelas bisnis, setiap kursi adalah ruang tertutup yang dipisahkan oleh tirai. Desain kursi dibuat sangat inovatif, bahkan pelapis dan bahan bakunya semua antimikroba.

Setiap kursi atau sebut saja ‘kamar’, dilengkapi dengan pencahayaan dan pengaturan suhu, termasuk perangkat hiburan dan aplikasi yang bisa diatur oleh penumpang sendiri.

Setiap penumpang juga memiliki akses pribadi untuk menyimpan kotak barang-barangnya di atas kepala juga lemari pakaian pribadi.

Pure Skies Room dilengkapi dengan Pure Skies Zone, yang menurut PriestmanGoode, itu sebagai layar pemisah. Akan ditempatkan di antara setiap baris lainnya untuk menciptakan pemisahan antara penumpang.

PriestmanGoode juga mengusulkan penghapusan layar hiburan dalam penerbangan di bagian belakang kursi ekonomi, demi penumpang yang menggunakan perangkat mereka sendiri. Sebagai alternatif, maskapai penerbangan dapat menyewakan layar, yang artinya ada pemasukan baru.

Jika Anda biasanya mendapati baki kursi belakang, maka pada inovasi baru ini diganti dengan baki makanan clip-on.

Karena virus tidak terlihat, PriestmanGoode mempertimbangkan pengecekan.

“Kami telah memperkenalkan ide pembersihan sinar UVC dan panas ke kabin. Dengan menggunakan teknologi yang ada seperti tinta fotokromik dan termokromik, akan memberikab reaksi terhadap metode pembersihan baru,” ujar Maria Kafel-Bentkowska dari PriestmanGoode.

"Mengubah yang tidak terlihat menjadi terlihat. Ini adalah bagian dari pesan yang akan disampaikan pihak maskapai seputar kebersihan dan keselamatan,” katanya.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

UPDATE

IPC TPK Catat Pertumbuhan Positif pada Awal Triwulan II 2026

Selasa, 19 Mei 2026 | 16:10

Rekayasa Lalin di Harmoni Berlaku hingga September Imbas Proyek MRT Jakarta

Selasa, 19 Mei 2026 | 16:01

Membaca Ulang Tantangan Klaim Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:59

Belum Ada Update Nasib 5 WNI yang Ditahan Israel

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:58

Cadangan Beras RI Tembus 5,37 Juta Ton, Tertinggi Sepanjang Sejarah

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:52

Optimisme Pemerintah Jangan Sekadar Lip Service

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:50

KSAD Tegaskan Pembubaran Nobar ‘Pesta Babi’ Atas Permintaan Pemda

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:45

Beras RI Berlimpah, Zulfikar Suhardi Harap Harga Tetap Terjangkau

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:26

Prabowo Dijadwalkan Hadir di DPR Bahas RAPBN 2027

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:26

Dosen Lintas Kampus Kolaborasi Dorong Perlindungan Kerja

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:15

Selengkapnya