Berita

Perdana Menteri Netanyahu mengunjungi pusat komando gugus tugas untuk memotong rantai infeksi di markas besar Front Front IDF di Ramla/Net

Dunia

Netanyahu Instruksikan Bantuan Untuk Lebanon Setelah Ledakan Di Beirut

RABU, 05 AGUSTUS 2020 | 10:03 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Israel memberikan perhatian penuh terhadap bencana ledakan besar yang mematikan, yang terjadi di Ibukota Lebanon, Beirut, pada Selasa (4/8). Perdana Menteri Netanyahu telah memberikan instruksi kepada Ketua NSC untuk teknis bantuan yang akan diberikan kepada Lebanon.

Akun Twitter resmi Kantor Perdana Menteri Israel pagi tadi, Rabu (5/8), menulis:

"Berdasarkan persetujuannya atas bantuan kemanusiaan dan medis untuk Libanon, Perdana Menteri Netanyahu telah menginstruksikan ketua NSC Ben-Shabbat untuk berbicara dengan Koordinator Khusus PBB untuk Proses Perdamaian Timur Tengah Mladenov untuk menjelaskan bagaimana Israel dapat lebih jauh membantu Libanon."


Menyusul seruan itu, Menteri Pertahanan Israel Benny Gantz, telah menawarkan  bantuan kemanusiaan ke Libanon.

"Israel telah mendekati Libanon melalui saluran keamanan dan diplomatik internasional dan telah menawarkan bantuan medis dan kemanusiaan pemerintah Libanon," kata Gants dalam sebuah pernyataan tertulis bersama dengan Menteri Luar Negeri Gabi Ashkenazi, seperti dikutip dari Reuters, Rabu (5/8).

Sementara, para pejabat Israel mengatakan, negaranya yang telah berperang beberapa kali dengan Lebanon tidak ada hubungannya dengan ledakan pada Selasa itu. Ia mengatakan negara mereka siap untuk memberikan bantuan kemanusiaan dan medis. Karena perang dengan musibah ledakan adalah hal yang berbeda.

Israel saat ini tengah fokus pada penanganan virus corona. Pada Selasa (4/8), Perdana Menteri Netanyahu mengunjungi pusat komando gugus tugas untuk memotong rantai infeksi di markas besar Front Front IDF di Ramla, seperti yang diinformasikan lewat tweetnya di akun Twitter resmi Kantor Perdana Menteri Israel.
Dalam acara itu, Netanyahu juga mengadakan penilaian dan diskusi tentang upaya IDFHFC untuk membantu dalam memerangi virus Corona.


Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Terbuka Peluang Duetkan Pramono-AHY di 2029

Jumat, 11 September 2026 | 06:21

Komnas Palestina Salurkan 300.000 Liter Air Bersih ke Gaza

Jumat, 11 September 2026 | 06:08

Buku 'Islam Ala Prabowo' Bukan Produk MUI

Jumat, 11 September 2026 | 05:31

Tak Ada Alasan MK Menolak Gugatan Denny Indrayana Cs

Jumat, 11 September 2026 | 05:14

Kemenhaj Tutup Celah Jual Beli Antrean Haji Khusus

Jumat, 11 September 2026 | 05:04

Tiket Termurah Persija vs Persib Rp150 Ribu, Termahal Rp1,5 Juta

Jumat, 11 September 2026 | 04:24

Pansus Papua DPD RI Harus Bongkar Akar Konflik

Jumat, 11 September 2026 | 04:00

Perampasan Aset: Keharusan Hukum vs Kecemasan Publik

Jumat, 11 September 2026 | 03:39

Kudu Yakin Persib Libas Persija 2-0

Jumat, 11 September 2026 | 03:18

Terima Aspirasi Buruh

Jumat, 11 September 2026 | 03:00

Selengkapnya