Berita

Kasad Jenderal Andika Perkasa/Net

Pertahanan

KSAD Arahkan Perwira Secapa AD Negatif Covid-19 Untuk Donorkan Plasma Darah

SELASA, 04 AGUSTUS 2020 | 23:14 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa mengarahkan para Perwira Secapa-AD yang telah dinyatakan negatif Covid-19 secara sukarela dan tanpa paksaan untuk melakukan donor plasma darah di RSPAD.
⁣
“Saat bapak KSAD menyampaikan bahwa kami dapat berbagi melalui donor plasma ini, kami semua sangat sukarela untuk melakukannya. Kami semua sangat termotivasi akan hal tersebut, dan berkeinginan kuat untuk berbagi pada masyarakat yang membutuhkan,” ujar siswa Secapa AD Letda Inf M. Sayfuddin kepada wartawan, Selasa (4/8).

Kasubinstal Patologi Klinik RSPAD, dr Martina Lily Yana Sp.PK menyampaikan, sebanyak 32 Perwira Secapa-AD tiba di RSPAD Gatot Soebroto, mengikuti protokol kesehatan dengan menggunakan masker serta menjaga jarak saat melakukan donor plasma darah.⁣
⁣

⁣
Proses pendonoran plasma darah ini menargetkan 32 pasien perhari, yang tadinya hanya dapat 6 pasien per harinya. Hal tersebut merupakan peningkatan target demi memenuhi kebutuhan RSPAD.⁣
⁣
“Bantuan alat yang diberikan oleh bapak KSAD untuk unit transfusi darah ini sangat membantu sekali, yang biasanya kita hanya mampu 6 orang pendonor saja, saat ini mampu perharinya untuk 32 pendonor,” ujar dr. Martina.⁣

Sebelumnya, Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen Nefra Firdaus menyampaikan, untuk donor plasma darah gelombang pertama sudah dilakukan terhadap 32 perwira di RSPAD Gatot Soebroto, Selasa (3/8).

"Gelombang kesatu donor plasma darah untuk terapi plasma convalesence yang terdiri dari 32 perwira mantan Secapa AD telah dilakukan kemarin di RSPAD," katanya.

Untuk hari ini, menurut Nefra sedang berlangsung pemeriksaan untuk donor plasma darah gelombang kedua. "Gelombang kedua donor plasma darah hari ini dilakukan pemeriksaan bebas penyakit menular dan jumlah titer antibody yang cukup," tutupnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Hari Buruh, Wall Street Libur

Selasa, 08 September 2026 | 08:29

Krakatau Steel Rombak Direksi, Segini Pendapatan KRAS Semester I-2026

Selasa, 08 September 2026 | 08:15

Konflik Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dekati 100 Dolar AS

Selasa, 08 September 2026 | 07:57

OJK Wajibkan Free Float 15 Persen, Tegaskan Transparansi Tanpa Kompromi

Selasa, 08 September 2026 | 07:40

Saat Batu Bara Tertekan, UNTR Makin Mesra dengan Emas

Selasa, 08 September 2026 | 07:21

Anak Krakatau Erupsi, Kursi Bos Krakatau Steel Berganti

Selasa, 08 September 2026 | 07:01

Nellava Group dan Emas Now Pilih Jalur Hukum Hadapi Serangan di Ruang Digital

Selasa, 08 September 2026 | 06:50

Pemerintah Dituntut Siapkan Anggaran dan Kesiapsiagaan Logistik terkait Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 06:09

Kewajiban Moral Lindungi Rakyat dari Manipulasi Harga dan Mutu Beras

Selasa, 08 September 2026 | 05:44

Empat Pejabat Kejagung Diduga Terima Rp40 Miliar dari Tan Kian, Ini Tanggapan Kapuspenkum

Selasa, 08 September 2026 | 05:27

Selengkapnya