Berita

Papan reklame bergambar Menteri BUMN Erick Thohir dan tulisan #erickout di Jambi/Ist

Politik

Minta Jokowi Pecat Erick Thohir, Rakyat Jambi Menggugat Sebar Spanduk #erickout

SELASA, 04 AGUSTUS 2020 | 13:55 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Spanduk bertuliskan #erickout dan gambar Menteri BUMN Erick Thohir terbentang di sejumlah tempat di Kota Jambi, Jambi. Spanduk ini dipasang oleh Aliansi Rakyat Jambi Menggugat untuk menyatakan mosi tidak percaya pada Menteri Erick Thohir.

Spanduk dipasang di sejumlah instansi BUMN seperti Bank Mandiri, PGN, Jasa Raharja, PLN, Telkomsel, Pertamina, Jiwasraya, BTN, BNI, dan BRI.

Aliansi Rakyat Jambi Menggugat ini sendiri berisi deretan aktivis seperti Cecep Suryana, Feri Irawan, Musri Nauli, dan Roda Pane.


Feri Irawan mengurai bahwa pemasangan ini merupakan bentuk kekesalan lantaran BUMN yang diharapkan jadi lokomotif pemulihan ekonomi Indonesia tidak kunjung memberi manfaat bagi rakyat.

Mereka menilai semua itu terjadi karena Erick Thohir bekerja dengan agenda pribadinya bukan bekerja atas apa yang ada pada semangat nawacita.

“Tampak kasat mata tentang gaduhnya BUMN saat ini, tentang PHK masal karyawan BUMN, pengisaian rangkap jabatan pada posisi komisaris, dan masuknya beberapa orang yang terindikasi pro khilafah dalam jajaran komisaris. Ini menunjukan Erick Thohir gagal dan tidak cakap,” urainya kepada wartawan, Selasa (4/8).

Atas alasan itu, Aliansi Rakyat Jambi Menggugat mendesak Presiden Jokowi untuk segera melakukan reshuffle. Sehingga BUMN bisa kembali pada garis perjuangan sebagai perekonomian bangsa.

“Bukan sebagai ajang Erick Thohir mencari panggung Pilpres 2024,” ujar pria yang akrab disapa Feri Gondrong itu.

”Kita minta agar Erick Thohir turun dari jabatan sebagai Menteri BUMN,” lanjut Dewan Penasihat Tim Jokowi-Maruf Provinsi Jambi itu.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lie Putra Setiawan, Mantan Jaksa KPK Dipercaya Pimpin Kejari Blitar

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:04

Pemangkasan Produksi Batu Bara Tak Boleh Ganggu Pasokan Pembangkit Listrik

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:00

Jaksa Agung Mutasi 19 Kajari, Ini Daftarnya

Senin, 12 Januari 2026 | 23:31

RDMP Balikpapan Langkah Taktis Perkuat Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 23:23

Eggi Sudjana-Damai Hari Lubis Ajukan Restorative Justice

Senin, 12 Januari 2026 | 23:21

Polri dan TNI Harus Bersih dari Anasir Politik Praktis!

Senin, 12 Januari 2026 | 23:07

Ngerinya Gaya Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 23:00

Wakapolri Tinjau Pembangunan SMA KTB Persiapkan Kader Bangsa

Senin, 12 Januari 2026 | 22:44

Megawati: Kritik ke Pemerintah harus Berbasis Data, Bukan Emosi

Senin, 12 Januari 2026 | 22:20

Warga Malaysia Ramai-Ramai Jadi WN Singapura

Senin, 12 Januari 2026 | 22:08

Selengkapnya