Berita

Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres/Net

Dunia

Satu Miliar Siswa Tak Bersekolah Karena Pandemik, Sekjen PBB: Kita Menghadapi Bencana Generasi

SELASA, 04 AGUSTUS 2020 | 11:51 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres menyoroti penutupan sekolah di tengah pandemik Covid-19. Ia mengaku prihatin dengan banyaknya anak yang tertinggal pelajaran.

Namun, Guterres tetap memperingatkan, keamanan dan kesehatan merupakan prioritas utama dalam pembukaan sekolah yang mengharuskan para siswa kembali ke kelas.

Dalam sebuah acara peluncuran kampanye PBB "Save our Future" pada Selasa (4/8), Guterres mengungkap, pada pertengahan Juli 2020, sekolah-sekolah telah ditutup di sekitar 160 negara. Itu artinya memengaruhi lebih dari 1 miliar siswa dan setidaknya 40 juta anak tertinggal.  


Sebelum pandemik, ia mengatakan, lebih dari 250 juta anak sudah keluar sekolah dan hanya seperempat siswa sekolah menengah di negara-negara berkembang yang bisa melanjutkan studi mereka.

"Sekarang kita menghadapi bencana generasi yang dapat menyia-nyiakan potensi manusia yang tak terhingga, melemahkan kemajuan selama beberapa dekade, dan memperburuk ketidaksetaraan yang mengakar,” katanya dalam pernyataan video.

“Setelah transmisi Covid-19 lokal terkendali, membuat siswa kembali ke sekolah dan lembaga pembelajaran seaman mungkin harus menjadi prioritas utama,” tekannya menggarisbawahi.

Beberapa waktu terakhir, dunia pendidikan di Amerika Serikat (AS) dibuat bimbang oleh rekomendasi Presiden Donald Trump untuk membuka kembali sekolah dan universitas. Di sisi lain, penyebaran virus di negeri Paman Sam masih melonjak.

Hingga saat ini, virus corona baru sudah menginfeksi lebih dari 4,6 juta orang di AS dan membunuh lebih dari 155 ribu di antaranya.

Sementara secara global, ada lebih dari 18 juta orang yang didiagnosis Covid-19 dengan lebih dari 689 di antaranya sudah meregang nyawa.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya