Berita

Sosialisasi kebijakan Ganjil Genap/Net

Nusantara

Tujuan Gage Di Masa Pandemik Berbeda Dengan Saat Masih Normal

SELASA, 04 AGUSTUS 2020 | 10:47 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Penerapan Ganjil genap (Gage) di 25 ruas jalan Ibukota memasuki hari kedua sejak diberlakukan kembali mulai Senin kemarin (3/8).

Namun sampai dengan hari ini dan besok, aparat di lapangan belum melakukan penindakan bagi pelanggar karena masih masuk dalam tahap sosialisasi.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan, berdasarkan evaluasi Gage hari pertama tidak terjadi lonjakan penumpang di angkutan umum sebagai imbas dari kebijakan yang diambil. Arus Lalu lintas juga terpantau lancar.


Syafrin juga mengatakan, penerapan Gage di masa pandemik Covid-19 ini berbeda tujuan dengan penerapan Gage di masa normal.

Katanya, Gage di masa normal bertujuan untuk memindahkan orang dari kendaraan pribadi beralih ke angkutan umum.

"Tapi saat ini tujuannya bukan itu, tujuannya adalah mengefektifkan kebijakan yang sudah dibuat DKI secara holistik (keseluruhan)," ucapnya kepada wartawan, Selasa (4/8)

Dijelaskan Syafrin, di masa pandemik Covid-19 ini setiap kegiatan diharuskan tidak lebih dari 50 persen dari kapasitas normal.

Oleh sebab itu, skema ganjil genap ini diharapkan dapat menjadi pedoman perusahaan untuk membagi waktu bekerja karyawannya yang di rumah atau Work From Home (WFH) dan juga di kantor.

"Yang masuk kantor juga kita minta dibagi jadi 2 shift. Harapannya dengan pola itu tidak terjadi kepadatan, tidak terjadi pergerakan orang tidak penting," ujarnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Pelaku Kekerasan Seksual di Gili Trawangan Dibekuk di Bali

Rabu, 29 April 2026 | 16:19

Tak Terlantar Lagi, Keluarga Pasien RSUD Banggai Laut Bisa Pakai Rumah Singgah

Rabu, 29 April 2026 | 16:10

KPK Ungkap Ada yang Ngaku-ngaku Bisa Atur Kasus Bea Cukai

Rabu, 29 April 2026 | 16:09

Update Laka KA di Bekasi Timur: 15 Meninggal, 91 Luka-luka

Rabu, 29 April 2026 | 16:05

Anggota DPRD Jabar Bongkar Dugaan “Mahasiswa Gaib” di Kampus

Rabu, 29 April 2026 | 15:56

PLN Perkuat Posisi Indonesia sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Digital

Rabu, 29 April 2026 | 15:44

5 Kg Sabu Gagal Dikirim ke Solo dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 15:42

Kemenhaj Gerak Cepat Tangani Kecelakaan Bus Jemaah Haji di Madinah

Rabu, 29 April 2026 | 15:37

PT KAI Harus Perkuat Sistem Peringatan Dini untuk Cegah Kecelakaan

Rabu, 29 April 2026 | 15:27

Prabowo Tegaskan RI Negara Paling Aman: yang Mau Kabur, Kabur Aja!

Rabu, 29 April 2026 | 15:25

Selengkapnya