Berita

Guspardi Gaus/Net

Politik

Guspardi Minta Masyarakat Tak Risaukan Alokasi Anggaran Pilkada 2020

SELASA, 04 AGUSTUS 2020 | 00:16 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Masyarakat mendorong pemerintah untuk memundurkan kembali jadwal pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2020. Hal itu dikarenakan, melonjaknya kasus pasien terinfeksi virus corona Indonesia (Covid-19) saat ini di Indonesia.

Namun, kata anggota Komisi II DPR RI Guspardi Gaus, jadwal Pilkada serentak tidak mungkin diundur. Lantaran, pemerintah dan DPR RI telah menyepakati perhelatan Pilkada serentak 9 Desember 2020 setelah sebelumnya dijadwalkan akan dilaksanakan bulan September.

Politisi PAN asal Sumatera Barat ini meminta masyarakat tak perlu khawatir dengan anggaran Pilkada serentak yang diperuntukkan untuk penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional


“Mendagri sudah membuat surat edaran melarang kepada seluruh kepala daerah menggunakan anggaran pilkada untuk penanganan Covid -19. Malah komisi dua telah menyetujui usulan tambahan pelaksnaan anggaran Pilkada serentak yang bersumber dari APBN,” kata Guspardi, Senin (3/8).

Oleh karenanya, Guspardi mengingatkan KPU sebagai pihak yang bertanggung jawab dalam pelaksanaan Pilkada setentak di 270 wilayah di Indonesiaharus tetap berpedoman dan berkomitmen penuh terhadap protokoler kesehatan yang ketat.

Sehingga perhelatan Pilkada yang meliputi sembilan provinsi, 224 kabupaten, dan 37 kota itu dalam setiap tahap pelaksanaan pilkada tanggal 9 Desember 2020 berjalan lancar dengan penerapan protokol kesehatan Covid-19.

“Sebab, salah satu syarat tahapan Pilkada 2020 dapat dilanjutkan di tengah pandemik Covid-19 adalah wajib menerapkan protokol kesehatan,” tutupnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Pengamat Ingatkan AI hanya Alat Bantu, Bukan Pengganti Manusia

Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:15

Menelusuri Asal Usul Ngabuburit

Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:15

Din Syamsuddin: Board of Peace Trump Bentuk Nekolim Baru

Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:01

Sambut Tahun Kuda Api, Ini Jadwal Libur Imlek 2026 untuk Rencanakan Kumpul Keluarga

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:52

Cadangan Devisa RI Menciut Jadi Rp2.605 Triliun di Awal 2026

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:47

Analisis Kebijakan MBG: Antara Tanggung Jawab Sosial dan Mitigasi Risiko Ekonomi

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:41

ISIS Mengaku Dalang Bom Masjid Islamabad

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:31

Dolar AS Melemah, Yen dan Pound Terdampak Ketidakpastian Global

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:16

Golkar: Indonesia Bergabung ke Dewan Perdamaian Gaza Wujud Politik Luar Negeri Bebas Aktif

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:01

Wall Street Perkasa di Akhir Pekan, Dow Jones Tembus 50.000

Sabtu, 07 Februari 2026 | 08:52

Selengkapnya