Berita

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan/Net

Nusantara

Berkaca Dari Kasus Ike Muti, Anies Baswedan Layak Jadi Idaman 2024

SENIN, 03 AGUSTUS 2020 | 16:43 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan merupakan sosok pemimpin yang mampu merajut tenun kebangsaan. Mantan Menteri Pendidikan bukan politisi yang merobek persatuan demi kekuasaan.

Begitu tegas politisi Partai Demokrat Taufik Rendusara saat berbincang dengan Kantor Berita RMOLJakarta. Kesimpulan itu ditarik usai berbincang mengenai sikap Pemprov DKI Jakarta yang memaafkan pesinetron Indah Kartika Mutiarawati alias Ike Muti atas unggahan yang menyudutkan pemprov.

"Oleh karenanya saya tidak kaget ketika dia (Anies Baswedan), mengajak seluruh ASN DKI yang dipimpinnya untuk memilih memaafkan artis sekuter (selebriti kurang terkenal) yang telah memfitnah Pemprov DKI," ungkapnya pada Senin (3/8).


Dengan melihat sosok Anies yang tenang dan pemaaf, Taufik mengatakan bahwa Gubernur DKI Jakarta layak jadi idaman di Pilpres 2024 mendatang.

"Secara umum untuk negara pluralis yang dasar negaranya mencengkram kuat Bhineka Tunggal Ika, Anies Baswedan salah satu sosok idaman 2024," tandasnya.

Ike Muti sempat membuat kegaduhan lantaran menyebarkan informasi yang menyudutkan pemprov. Ike mengaku kerjasamanya dengan jajaran Gubernur Anies Baswedan dalam proyek webseries terpaksa kandas karena dirinya dinilai sebagai orang yang sangat pro mendukung Presiden Joko Widodo.

Namun belakangan Ike telah meminta maaf atas tulisannya tersebut dan mengaku bahwa dia mendapat informasi salah, sehingga yang membuatnya terbawa emosi untuk menulis hal itu dalam akun media sosialnya.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, atas arahan Gubernur Anies Baswedan telah menerima permintaan maaf dari Ike dan meminta agar kejadian ini bisa jadi pelajaran untuk semuanya. 

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya