Berita

Gubernur Jabar, Ridwan Kamil, tegaskan tak akan ambil risiko buka tempat hiburan malam hingga ada kepastian aman dari potensi penyebaran Covid-19/Istimewa

Nusantara

Soal Pembukaan Tempat Hiburan Malam, Pemprov Jabar Enggan Terburu-buru

SENIN, 03 AGUSTUS 2020 | 16:24 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Risiko terjadinya penularan virus corona baru (Covid-19) di tempat hiburan malam memang tergolong tinggi. Pasalnya, Covid-19 banyak beredar di ruang yang minim aliran udara dan tidak ada jendela, yang mayoritas ada di tempat hiburan malam.

Karena itulah, Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) terus melakukan kajian terkait dengan pembukaan kembali tempat hiburan malam di wilayahnya.
 
Gubernur Jabar, Ridwan Kamil mengaku, pihaknya tengah menyiapkan protokol kesehatan untuk tempat hiburan malam. Mengingat mayoritas tempat hiburan malam menggunakan AC sentral dan ada banyak orang yang berada dalam ruangan tertutup dalam waktu bersamaan.


“Memang hiburan malam rata-rata mayoritas seperti itu, AC-nya sentral, orang ngobrolnya banyak, apalagi kalau karoeke dia nyanyi-nyanyi, sehingga protokol itu kita sedang siapkan,” ungkap Emil, sapaan akrabnya, di Makodam III Siliwangi, Kota Bandung, Senin (3/8).

Kepada pelaku usaha maupun karyawan yang terdampak, lanjut Emil, pihaknya juga sudah menyiapkan bantuan sosial. Bantuan dari Pemprov Jabar ini bahkan sudah dilebihkan 20 persen dari daftar penerima yang ada.

“Kalau mereka belum dapat (bansos), bisa mengakses di teori yang 20 persen untuk mengakomodasi mereka yang tidak masuk dalam daftar yang pertama,” imbuhnya.

Selain itu, Pemprov Jabar tidak mau terburu-buru dalam membuka kembali tempat hiburan malam sebelum ada kepastian bahwa tempat tersebut aman dari penyebaran Covid-19.

“Sebelum ada keyakinan bahwa itu aman memang kita tidak mau ambil risiko. Kalau kompensasi ekonominya tentunya survival secara bantuan pemerintah bisa kita siapkan dan memang sudah kita siapkan,” tandasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya