Berita

Rizal Raml menerima kunjungan Satgasus Cakra Buana dan Laskar Betawi/RMOL

Politik

Rumus RR Keluar Dari Krisis Ekonomi: Pompa Daya Beli Rakyat Di Bawah, Bukan Konglomerat!

SENIN, 03 AGUSTUS 2020 | 16:14 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Prediksi pertumbuhan ekonomi kuartal kedua yang diprediksi anjlok lebih dari 3 persen sudah didengar begawan ekonomi, Dr. Rizal Ramli.

Jelas Rizal Ramli, dia tidak begitu khawatir jika pun pemerintah mengumumkan laju pertumbuhan ekonomi benar-benar anjlok di kisaran angka 3 persen.

"Saya Menko Perekonomian jaman (Presiden) Gus Dur, ekonomi anjlok waktu itu minus 3 persen. Tahun ini kalau anjlok juga minus 3 kalau tidak salah. Kalau saya sih enggak khawatir," ujar sosok yang kerab disapa RR ini, di kantornya Jalan Tebet Raya Dalam IV, Jakarta Selatan, Senin (3/8).


RR menerima kunjungan silaturahmi pengurus organisasi sayap PDI Perjuangan, Satuan Tugas Khusus (Satgasus) Cakra Buana, dan Laskar Betawi.

Berdasarkan pengalamannya saat menjadi Menko bidang Ekonomi, Keuangan dan Industri era Presiden Gus Dur, RR berhasil menaikan laju pertumbuhan ekonomi yang tadinya minus 3 persen menjadi tumbuh positif 4,5-7,5 persen.

Dia pun mengungkapkan rumus perekonimiannya guna membalikan situasi tersebut.

"Dalam waktu 2 (atau) 1 bulan dari minus 3 naikin ke 4,5 persen-7,5 persen. Bagaiamana caranya? Satu, harus selalu berpihak dengan memompa daya beli rakyat," ungkapnya.

Sebagai contoh, mantan Kepala Badan Urusan Logistik (Bulog) ini memaparkan urusan teknis terkait upaya memompa daya beli masyarakat. Saat itu, dia mengusulkan kepada Gus Dur untuk menaikan upah atau gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS), TNI, hingga pensiunan.

"Gus kita naikan gaji pegawai negeri, ABRI, pensiunan (sampai) 125 persen. Gus Dur bilang, 'Rizal itu kan besar, dari mana uanganya'. "Gus soal uangnya serahkan ke saya, nanti saya cari, yang penting Gus Dur setuju," ujar RR menceritakan percakapannya dengan Presiden ke-5 tersebut.

Alhasil, lanjut RR, Indonesia di kala dirinya mengkoordinir perekonomian Indonesia di bawah Presiden Gus Dur berhasil membalikkan keadaan. Di mana, daya beli masyarakat kembali tumbuh positif.

"Apa yang terjadi ke rakyat, pegawai negeri, ABRI? Begitu gajinya dinaikin dia belanja 99 persen, akibatanya sektor retail hidup lagi, ekonomi hidup lagi," paparnya.

"Jadi dalam suasana ini yang penting kita pompa daya beli rakyat yang di bawah, bukan di atas. Yang di atas mah bisa sendiri!" demikian Rizal Ramli menambahkan.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

MAKI Heran KPK Tak Kunjung Tahan Tersangka Korupsi CSR BI

Selasa, 13 Januari 2026 | 20:11

Keadilan pada Demokrasi yang Direnggut

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:54

Program MBG Tetap Harus Diperketat Meski Kasus Keracunan Menurun

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:51

Oegroseno: Polisi Tidak Bisa Nyatakan Ijazah Jokowi Asli atau Palsu

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:48

Ketum PBMI Ngadep Menpora Persiapkan SEA Games Malaysia

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

Sekolah Rakyat Simbol Keadilan Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

110 Siswa Lemhannas Siap Digembleng Selama Lima Bulan

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:30

PBNU Bantah Terima Aliran Uang Korupsi Kuota Haji

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:08

Demokrat Tidak Ambil Pusing Sikap PDIP Tolak Pilkada Via DPRD

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:57

Amankan BBE-Uang, Ini 2 Kantor DJP yang Digeledah KPK

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:40

Selengkapnya