Berita

Ketua Umum DPP PAN, Zulkifli Hasan/RMOL

Politik

Diisukan Akan Masuk Koalisi Pemerintahan Jokowi, Zulhas: PAN Mitra Yang Kritis

RABU, 29 JULI 2020 | 16:33 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Partai Amanat Nasional (PAN) dikabarkan akan bergabung dalam koalisi pemerintahan. Pasalnya, PAN kerap mondar mandir ke Istana Negara untuk menemui Presiden Joko Widodo.

Ketua Umum Partai Amanat Nasional Zulkifli Hasan menyampaikan bahwa kedatangannya ke Istana untuk memperkenalkan kader PAN yang baru setelah dilantik.

“Saya waktu itu mengundang Pak Jokowi untuk pelantikan eh tiba-tiba Covid-19, sudah ya semua sudah diatur semua sudah oke, Pak Presiden juga akan datang, tapi kan gak jadi, namanya Covid-19. Kita akhirnya pelantikannya pakai alam gaib, virtual itu alam gaib kan. Kita pakai virtual,” beber Zulhas di Kantor DPP PAN, Jalan Daksa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (29/7).


Dia mengatakan, sebelumnya sudah mengundang Presiden Joko Widodo untuk datang pada pelantikan kader. Namun, Covid-19 menghantam, sehingga batal melantik secara offline.

“Nah saya udah janji undang presiden, jalan keluarnya gimana saya datang ke istana. Kalau saya datang ke sana bisa memilih dan enggak usah banyak. Kita enam orang kemarin kesana silaturahim kenalkan pengurus baru,” katanya.

Disinggung mengenai posisi PAN di pemerintahan, Zulhas mengatakan bahwa PAN sebagai mitra pemerintahan.

“Kita mitra yang kritis. Itu judul yang paling tepat,” tandasnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Pengamat Ingatkan AI hanya Alat Bantu, Bukan Pengganti Manusia

Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:15

Menelusuri Asal Usul Ngabuburit

Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:15

Din Syamsuddin: Board of Peace Trump Bentuk Nekolim Baru

Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:01

Sambut Tahun Kuda Api, Ini Jadwal Libur Imlek 2026 untuk Rencanakan Kumpul Keluarga

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:52

Cadangan Devisa RI Menciut Jadi Rp2.605 Triliun di Awal 2026

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:47

Analisis Kebijakan MBG: Antara Tanggung Jawab Sosial dan Mitigasi Risiko Ekonomi

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:41

ISIS Mengaku Dalang Bom Masjid Islamabad

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:31

Dolar AS Melemah, Yen dan Pound Terdampak Ketidakpastian Global

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:16

Golkar: Indonesia Bergabung ke Dewan Perdamaian Gaza Wujud Politik Luar Negeri Bebas Aktif

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:01

Wall Street Perkasa di Akhir Pekan, Dow Jones Tembus 50.000

Sabtu, 07 Februari 2026 | 08:52

Selengkapnya