Berita

Pandemik Covid-19 adalah sebuah gelombang besar dan tidak terjadi secara musiman/Net

Kesehatan

Tetap Waspada, WHO: Virus Corona Menyukai Semua Musim

RABU, 29 JULI 2020 | 09:35 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut pandemik Covid-19 adalah sebuah "gelombang besar" dan bukan mengikuti musim seperti influenza. Sehingga warga di belahan bumi utara yang mengalami musim panas tidak boleh berpuas diri.

Pejabat WHO, Margaret Harris dalam briefing virtualnya di Jenewa pada Selasa (28/7) mengatakan, angka kasus Covid-19 saat musim panas di Amerika Serikat (AS) cukup tinggi. Itu membuktikan bahwa virus corona tidak bergantung pada musim.

"Kita berada di gelombang pertama. Ini akan menjadi satu gelombang besar. Ini akan naik dan turun sedikit. Yang terbaik adalah meratakannya," ujar Harris seperti dikutip Reuters.


"Orang-orang masih memikirkan musim. Apa yang kita semua perlu lakukan adalah bahwa ini adalah virus baru dan berperilaku berbeda. Musim panas adalah masalah. Virus ini menyukai semua cuaca," sambungnya.

Meski begitu, Harris mengatakan pihaknya akan tetap memantau kodisi musim dingin di belahan bumi selatan dengan cermat, mengingat biasanya akan ada banyak kasus influenza.

Walaupun hingga saat ini, sampel laboratorium belum menunjukkan adanya jumlah kasus flu yang tinggi.

"Jika Anda mengalami peningkatan penyakit pernapasan saat Anda sudah memiliki beban penyakit pernapasan yang sangat tinggi, itu memberi lebih banyak tekanan pada sistem kesehatan," ujar Harris seraya mendesak orang melakukan vaksinasi flu.

Selain itu, Harris mengatakan, tindakan pencegahan secara kolektif adalah cara yang tepat untuk meratakan kurva infeksi. Dalam hal ini semua negara harus bekerja sama.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

KPK Tak Gentar Hadapi Praperadilan Mantan Waka PN Depok

Minggu, 03 Mei 2026 | 20:19

Ordal, pada Perspektif Rawls

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:54

KPK Telusuri Duit Panas Cukai ke Pengusaha Rokok

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:23

DPR Geram Ada PRT Tewas: Negara ke Mana?

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:17

Spirit Airlines Jadi Maskapai AS Pertama yang Bangkrut akibat Perang Iran

Minggu, 03 Mei 2026 | 17:03

Renault Triber 2026, Sensasi Mobil Keluarga Rasa Eropa Harga Rp 106 Jutaan

Minggu, 03 Mei 2026 | 17:01

Trump Ragu Terima 14 Syarat Damai Baru dari Iran

Minggu, 03 Mei 2026 | 16:33

DPR Ungkap Ada Skenario Damai di Balik Kasus PRT Tewas di Jakpus

Minggu, 03 Mei 2026 | 16:09

Andi Arief Ingatkan Militer Masuk Pemerintah karena Sipilnya Koruptif

Minggu, 03 Mei 2026 | 15:59

Menlu AS Sambangi Vatikan usai Perseteruan Trump dan Paus Leo XIV

Minggu, 03 Mei 2026 | 15:26

Selengkapnya