Berita

Sekjen Partai Nasdem, Johnny G Plate, membenarkan permintaan Jokowi kepada Surya Paloh untuk tidak mengusung iparnya di Pilkada Gunungkidul 2020/Net

Politik

Jokowi Minta Surya Paloh Tak Dukung Iparnya, Begini Penjelasan Sekjen Nasdem

SELASA, 28 JULI 2020 | 12:04 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Presiden Joko Widodo dikabarkan telah meminta Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh, untuk tidak mendukung iparnya, Wahyu Purwanto (WP), dalam Pilkada Gunungkidul 2020.

Kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sekjen Partai Nasdem, Johnny G Plate, membenarkan adanya permintaan Jokowi tersebut.

“Mengingat bahwa media telah memberitakannya maka dapat saya konfirmasi bahwa betul ada pembicaraan antara Pak Jokowi dan Pak Surya Paloh sebagai Ketum Nasdem yang akhirnya menetapkan tidak melanjutkan pencalonan Pak WP dalam Pilkada Gunung Kidul,” jelas Johnny, Selasa (28/7).


Menteri Komunikasi dan Informasi ini juga menyampaikan beberapa alasan kenapa tidak memberikan dukungan kepada ipar Jokowi di Pilkada 2020.

“Ada banyak alasannya, termasuk mempertimbangkan faktor kekerabatan. Dan terhadap pertimbangan Pak Jokowi tersebut, Nasdem menghormatinya dan tidak melanjutkan pencalonan Pak WP seperti disebutkan tadi,” bebernya.

Nasdem sendiri, kata Johnny, sebetulnya sudah menyusun strategi untuk mendukung ipar Jokowi tersebut. Namun karena belum ada restu, sehingga tidak dilanjutkan.

“Selain itu Pak WP juga akan melanjutkan kegiatan sosial lainnya.
Walau Nasdem sudah menyiapkan strategi pemenangan dan tim sukses atau relawan 'Ponco Manggolo' sudah mulai bekerja di akar rumput,” tutupnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Pengamat Ingatkan AI hanya Alat Bantu, Bukan Pengganti Manusia

Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:15

Menelusuri Asal Usul Ngabuburit

Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:15

Din Syamsuddin: Board of Peace Trump Bentuk Nekolim Baru

Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:01

Sambut Tahun Kuda Api, Ini Jadwal Libur Imlek 2026 untuk Rencanakan Kumpul Keluarga

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:52

Cadangan Devisa RI Menciut Jadi Rp2.605 Triliun di Awal 2026

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:47

Analisis Kebijakan MBG: Antara Tanggung Jawab Sosial dan Mitigasi Risiko Ekonomi

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:41

ISIS Mengaku Dalang Bom Masjid Islamabad

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:31

Dolar AS Melemah, Yen dan Pound Terdampak Ketidakpastian Global

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:16

Golkar: Indonesia Bergabung ke Dewan Perdamaian Gaza Wujud Politik Luar Negeri Bebas Aktif

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:01

Wall Street Perkasa di Akhir Pekan, Dow Jones Tembus 50.000

Sabtu, 07 Februari 2026 | 08:52

Selengkapnya