Berita

Anggota Komiis IX DPR< M. Nabile Haroen/RMOL

Politik

Gus Nabil PDIP: Jangan Ada Provokasi Tolak Tes Covid-19!

SENIN, 27 JULI 2020 | 21:44 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Sejumlah elemen masyarakat yang mengatasnamakan Masyarakat Nusantara Sehat (MANUSA) dan Front Demokrasi Perjuangan Rakyat (Frontier) di Pulau Bali menolak adanya kebijakan pemerintah yang mengharuskan masyarakat untuk menolak rapid test dan swab saat memasuki Bali.

Anggota Komisi IX DPR RI, Fraksi PDI Perjuangan Muhammad Nabil Haroen menyampaikan bahwa dengan adanya demonstrasi massa tersebut diharapkan tidak ada provokasi untuk menolak rapid dan swab test.

“Jangan ada provokasi untuk tolak tes rapid/swab. Pemerintah harus tegas, agar tidak ada provokasi menolak rapid/swab tes,” ujar Gus Nabil kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (27/7).


Menurutnya, adanya provokasi penolakan rapid dan swab test tersebut di tengah masyarakat, akan menimbulkan kegaduhan dan dikhawatirkan masyarakat yang benar-benar terkena Cpvid-19 tidak tertangani dengan baik.

“Provokasi ini bahaya karena bisa menganggu masyarakat lain yang selama ini benar-benar terdampak Covid-19, serta sedang sakit dan membutuhkan perawatan,” paparnya.

Gus Nabil, begitu dia akrab disapa, berharap agar tidak ada lagi provokasi di tengah masyarakat oleh is mantan menkes yang membuat gaduh masyarakat.

“Jangan sampai ada person/kelompok yang ingin membuat polemik, dengan isu mantan Menteri Kesehatan, yang memang konteksnya sangat berbeda dengan sekarang,” tutupnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Pengamat Ingatkan AI hanya Alat Bantu, Bukan Pengganti Manusia

Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:15

Menelusuri Asal Usul Ngabuburit

Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:15

Din Syamsuddin: Board of Peace Trump Bentuk Nekolim Baru

Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:01

Sambut Tahun Kuda Api, Ini Jadwal Libur Imlek 2026 untuk Rencanakan Kumpul Keluarga

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:52

Cadangan Devisa RI Menciut Jadi Rp2.605 Triliun di Awal 2026

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:47

Analisis Kebijakan MBG: Antara Tanggung Jawab Sosial dan Mitigasi Risiko Ekonomi

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:41

ISIS Mengaku Dalang Bom Masjid Islamabad

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:31

Dolar AS Melemah, Yen dan Pound Terdampak Ketidakpastian Global

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:16

Golkar: Indonesia Bergabung ke Dewan Perdamaian Gaza Wujud Politik Luar Negeri Bebas Aktif

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:01

Wall Street Perkasa di Akhir Pekan, Dow Jones Tembus 50.000

Sabtu, 07 Februari 2026 | 08:52

Selengkapnya