Berita

Jurubicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito/Repro

Kesehatan

Kasus Corona Indonesia Di Urutan 142 Dunia, Satgas: Jangan Lengah, Kita Masih Krisis!

SENIN, 27 JULI 2020 | 20:55 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Jumlah positif corona di Indonesia per Senin (27/7) telah menyentuh angka 100.303 kasus, dengan posisi ranking dunia masuk ke 24 besar dari total 216 negara yang terinfeksi.

Mengacu pada dokumen update 27 Juli yang dirangkum Satuan Tugas Penanganan Covid-19,  Kantor Berita Politik RMOL mendapatkan data bahwa ranking Indonesia masih lebih rendah dibanding 10 negara terbanyak kasus positif.

Di mana pada urutan pertama adalah Amerika Serikat dengan jumlah kasus positif mencapai 4.009.808, urutan kedua Brazil 2.343.366, ketiga India 1.385.522, keempat Rusia 812.485, kelima Afrika Selatan  434.200.


Kemudian diurutan keenam Meksiko 378.285, ketujuh Peru 375.961, kedelapan Chili 343.592, kesembilan Inggris 298.685, dan kesepuluh Iran 288.839.

Dari data tersebut, Jurubicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menerangkan, ranking Indonesia sebenarnya tidak begitu tinggi jika dihitung per satu juta penduduk.

"Apabila kita bandingkan kasus di dunia per 1 juta penduduk, sebenarnya posisi Indonesia di dunia kita 142 dari 216 negara di dunia. Sedangkan bila dibanding Indonesia di Asia (urutan) 28 dari 49 (negara terdampak) di Asia," ujar Wiku dalam jumpa pers di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin (27/7).

Namun jangan karena ranking Indonesia masih di posisi 150 besar, masyarakat beranggapan dirinya aman dari Covid-19.

Wiku mengingatkan kepada semua pihak untuk terus waspada terhadap potensi penularan virus asal Wuhan, China tersebut.

"Hari ini adalah Indonesia mencapai angka yang secara psikologis cukup berarti yaitu 100 ribu dan mengingatkan semua pihak Indonesia masih dalam kondisi krisis. Untuk itu kita perlu tetap waspada, masalah ini tetap berada di Indonesia dan seluruh belahan dunia," imbaunya.

"Kondisi ini tidak serta merta megnatkan indo aman tapi masih dalam krisis dan kita tidak boleh lengah dalam menghadapi kondisi Covid-19 ini," demikian Wiku Adisasmito menambahkan.

Sebagai informasi, tambahan pasien positif yang sebanyak 1.525 orang pada Senin ini (27/7) didapat dari pemeriksaan 13.060 spesimen. Sehingga total keseluruhan kasus positif kini mencapai 100.303 pasien positif.

Sementara untuk pasien yang dinyatakan sembuh tercatat 58.173 setelah ada penambahan sebanyak 1.518 yang dinyatakan sembuh hari ini.

Kemudian pasien yang dinyatakan meninggal dunia bertambah 57 orang, total pasien meninggal sejak Covid-19 menjangkiti Tanah Air kini sudah 4.838 orang.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

KPK Tak Gentar Hadapi Praperadilan Mantan Waka PN Depok

Minggu, 03 Mei 2026 | 20:19

Ordal, pada Perspektif Rawls

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:54

KPK Telusuri Duit Panas Cukai ke Pengusaha Rokok

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:23

DPR Geram Ada PRT Tewas: Negara ke Mana?

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:17

Spirit Airlines Jadi Maskapai AS Pertama yang Bangkrut akibat Perang Iran

Minggu, 03 Mei 2026 | 17:03

Renault Triber 2026, Sensasi Mobil Keluarga Rasa Eropa Harga Rp 106 Jutaan

Minggu, 03 Mei 2026 | 17:01

Trump Ragu Terima 14 Syarat Damai Baru dari Iran

Minggu, 03 Mei 2026 | 16:33

DPR Ungkap Ada Skenario Damai di Balik Kasus PRT Tewas di Jakpus

Minggu, 03 Mei 2026 | 16:09

Andi Arief Ingatkan Militer Masuk Pemerintah karena Sipilnya Koruptif

Minggu, 03 Mei 2026 | 15:59

Menlu AS Sambangi Vatikan usai Perseteruan Trump dan Paus Leo XIV

Minggu, 03 Mei 2026 | 15:26

Selengkapnya