Berita

Ilustrasi proses belajar mengajar di sekolah/Net

Politik

Survei Cyrus Network: Mayoritas Publik Setuju Sekolah Kembali Dibuka

SENIN, 27 JULI 2020 | 18:49 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Meski masih dilanda pandemik Covid-19, mayoritas masyarakat lebih setuju kegiatan belajar mengajar kembali diaktifkan di sekolah-sekolah.

Hal tersebut diketahui berdasarkan hasil survei nasional Cyrus Network yang digelar pada 16-20 Juli 2020.

Setidaknya, sebanyak 54,1 persen publik mengaku sangat setuju kegiatan belajar mengajar di sekolah dari TK hingga SMA dibuka kembali. Kemudian, sebanyak 26,1 persen setuju, 14,8 persen tidak setuju. Sisanya, yakni sebanyak 5,0 persen sangat tidak setuju.


"Artinya 80 persen responden jika dijumlahkan menjawab sangat setuju dan setuju, hanya 20 persen yang menyatakan tidak setuju dan sangat tidak setuju," kata CEO Cyrus Network, Eko Dafid Afianto dalam rilis survei 'Penilaian Publik Terhadap RUU Cipta Kerja dan Penanganan Dampak Covid-19' Cyrus Network yang dipaparkan secara virtual, Senin (27/7).

Dengan melihat hasil survei tersebut, ia berharap pemerintah dalam hal ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mempertimbangkan aspirasi masyarakat untuk kembali mengakitifkan kegiatan belajar mengajar di sekolah.

“Itu mungkin bisa menjadi pertimbangan untuk dikaji kembali. Apakah sekolah bisa segera dibuka atau tetap dengan kebijakan sebelumnya,” ujarnya.

Hal yang sama juga terjadi di perguruan tinggi, di mana 52,4 persen publik menyatakan sangat setuju dan 26,3 persen publik setuju.

Sementara publik yang menyatakan tidak setuju dan sangat tidak setuju masing-masing berjumlah 17,0 persen dan 4,4 persen.

Cyrus Network melaksanakan survei pada tanggal 16-20 Juli 2020 melalui tatap muka dengan penerapan protokol kesehatan kepada 1.230 responden dan tersebar secara proporsional di 34 provinsi di Indonesia. Margin of error dari survei ini sebesar kurang 2,85 persen.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya