Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

KAI Sediakan Layanan Rapid Test Untuk Penumpang Kereta Jarak Jauh, Berbiaya Rp 85 Ribu

SENIN, 27 JULI 2020 | 12:18 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

PT Kereta Api Indonesia bekerjasama dengan PT Rajawali Nusantara Indonesia menyediakan layanan rapid test Covid-19 seharga Rp 85 ribu di sejumlah stasiun untuk pelanggan yang akan naik Kereta Api Jarak Jauh mulai hari ini, Senin (27/7).

"Layanan ini kami sediakan untuk memberikan kemudahan bagi pelanggan yang akan menggunakan kereta api di masa Adaptasi Kebiasaan Baru," ujar Direktur Utama KAI, Didiek Hartantyo, melalui keterangan tertulisnya, Senin (27/7).

Inovasi ini merupakan hasil sinergi antara dua BUMN, KAI dan RNI, melalui anak usahanya PT Rajawali Nusindo.


Penyediaan layanan rapid test di stasiun ini merupakan bentuk peningkatan pelayanan KAI dalam rangka menerapkan protokol kesehatan yang ketat di moda transportasi kereta api.

Rencananya, layanan rapid test akan tersedia di 12 stasiun. Yaitu Stasiun Gambir, Pasar Senen, Bandung, Cirebon, Semarang Tawang, Purwokerto, Yogyakarta, Solo Balapan, Madiun, Surabaya Gubeng, Surabaya Pasarturi, dan Malang dengan jam pelayanan mulai pukul 07.00 sampai 19.00 WIB.

Namun untuk tahap awal pada hari ini, layanan rapid test baru tersedia di Stasiun Pasar Senen. Untuk stasiun-stasiun lainnya akan menyediakan layanan rapid test secara bertahap.

Perlu diingat, layanan ini hanya berlaku bagai mereka yang memang akan melakukan perjalanan jarak jauh. Sebab, pelanggan yang berhak melakukan rapid test di stasiun harus memiliki kode booking tiket KA Jarak Jauh.

"Dengan hadirnya layanan ini, diharapkan mobilitas masyarakat dapat meningkat, dengan tetap menjadikan kereta api sebagai moda transportasi yang aman, nyaman, selamat, dan seluruh pelanggannya sehat sampai di tujuan," tutup Didiek.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Diminati Klub Azerbaijan, Persib Siap Lepas Eliano Reijnders?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:58

Investasi Emas untuk Keuntungan Maksimal: Mengapa Harus Disimpan dalam Jangka Panjang?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:37

Harga Plastik Melonjak, Pengamat Ingatkan Dampaknya Bisa Lebih Berbahaya dari BBM

Sabtu, 04 April 2026 | 14:49

DPR Minta ASN yang WFH Dipantau Ketat!

Sabtu, 04 April 2026 | 14:31

Komisi V DPR Minta Pemerintah Lakukan Pemilihan Terdampak Gempa Sulut-Malut

Sabtu, 04 April 2026 | 14:00

DPR Minta Pemda Pertahankan Guru PPPK Paruh Waktu di Tengah Efisiensi Anggaran

Sabtu, 04 April 2026 | 13:47

Trump Digugat Dua Lusin Negara Bagian Terkait Pemilu

Sabtu, 04 April 2026 | 13:24

Daftar Tayang Bioskop April 2026: Dari Petualangan Galaksi Mario hingga Ketegangan Horor Lokal

Sabtu, 04 April 2026 | 13:22

Ledakan di Markas PBB Lebanon Kembali Lukai 3 Prajurit TNI, 2 Luka Serius

Sabtu, 04 April 2026 | 13:01

Sindiran Iran ke AS Menggema di Tengah “Pembersihan” Pentagon

Sabtu, 04 April 2026 | 12:51

Selengkapnya